Home PROVINSI SULUT Ranperda Minerba Sulut Tanpa Sepengetahuan Gubernur?

Ranperda Minerba Sulut Tanpa Sepengetahuan Gubernur?

Komentar Dinonaktifkan pada Ranperda Minerba Sulut Tanpa Sepengetahuan Gubernur?
0
358

MANADO, Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah Mineral dan Pertambangan (Ranperda Minerba) yang saat ini tengah dibahas Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sulut disinyalir tanpa sepengetahuan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur, Steven O Kandouw.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, “Sesuai info jelas dan benar yang saya terima, Ranperda ini belum diketahui atau di konsultasikan ke Gubernur. Maka saya mempertanyakan produk ini,” ujar anggota Pansus, James Tuuk menguak informasi saat rapat pembahasan Pansus Ranperda Minerba, Rabu (10/10/2018).

Mendengar informasi dari anggota Pansus, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) dan mantan Plh. Bupati Kabupaten Minahasa Tenggara yang kini Kepala Dinas ESDM Ir B A Tinungki MEng pun mengakui Ranperda Minerba belum sempat di konsultasikan ke Gubernur.  “Kami akan konsultasikan dengan Sekprov untuk dilaporkan kepada Gubernur,” ujar Tinungki.

Mendengar jawaban Tinungki, Wakil Ketua Pansus, Ferdinand Mewengkang mencecar Tinungki dengan mempertanyakan mekanisme terkait konsultasi ke Gubernur.

Pertanyaan Mewengkang dijawab Kepala Biro Hukum Pemprov Sulut, DR Grubert T Ughude SH MH dengan menjelaskan mekanisme pengajuan Ranperda sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 80 tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah secara normatif. “Perangkat daerah yang membidangi fungsi hukum dalam hak biro hukum melalui sekda tentang pengajuan Ranperda yang nanti dituangkan dalam Propemperda dan itu ditetapkan sebelum APBD ditetapkan. Jika sudah Propemperda sesuai skala kualitas, bersama-sama dengan dinas terkait membahasnya. Sebelum diajukan kepada DPRD, dipaparkan oleh Sekda ke Gubernur. Sedangkan produk yang kita bahas ini, karena saya baru menjabat Karo Hukum saya belum tahu apa sudah dibahas ke eksekutif,” jelas Grubert.

Mendengar jawaban Kadis ESDM dan Kabiro Hukum, Mewengkang menarik kesimpulan untuk memskors rapat hingga waktu yang belum ditentukan.

“Secepatnya Ranperda ini dikonsultasikan ke Gubernur. Semua yang hadir di tempat ini sangat berkeinginan Ranperda ini dipercepat menjadi Perda dan dirasakan rakyat. Karena ini sudah dibahas sampai materi pasal 21,” kunci Mewengkang. [Celebesnews.id]

Penulis : Simon Siagian

Comments are closed.

Check Also

Felly Runtuwene Kritisi Pejabat Sulut Yang Suka ‘Plesir’ ke Luar Negeri Gunakan Uang Rakyat

MANADO, Legislator Sulut, Felly Runtuwene menyesalkan perilaku pejabat (eksekutif dan legi…