Home CAKRAWALA Guru SMAN 87 Jakarta Doktrin Siswa Membenci Jokowi Akhirnya Minta Maaf

Guru SMAN 87 Jakarta Doktrin Siswa Membenci Jokowi Akhirnya Minta Maaf

Komentar Dinonaktifkan pada Guru SMAN 87 Jakarta Doktrin Siswa Membenci Jokowi Akhirnya Minta Maaf
0
75

JAKARTA, Walau membatah telah memberi doktrin anti Presiden, Nelty Khairiyah tetap meminta maaf di atas secarik kertas.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Petugas dari Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Selatan mengkonfirmasi kasus dugaan doktrin anti Joko Widodo oleh guru SMA Negeri 87 Jakarta, Nelty Khairiyah. Bu guru Nelty menangis saat diklarifikasi petugas.

“Bukan pemeriksaan tapi klarifikasi, ingin tahu soalnya viral,” ucap Kepala Seksi Pendidikan Menengah, Sudin Wilayah 1 Jakarta Selatan, Hermanto kepada wartawan, di Sekolah SMA N 87 Jakarta, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (10/10/2018).

Petuga dari Sudin Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Selatan, yang melakukan pemeriksaan atau klarifikasi adalah Hermanto dan Wagimin selaku Kepala Seksi Pensididik dan Tenaga Kependidikan. Mereka bertemu dengan Nelty dan Kepala Sekolah SMA N 87 Patra Patiah.

Hermanto mengatakan, Nelty menangis karena menyesal. Atas saran dari Hermanto, dia membuat surat pernyataan.

“Ibunya nangis. Kalau Ibu nggak bisa berkata-kata tuliskan. Intinya sudah menyesal dan shok. Kami intinya ingin tahu dan menasihati,” ucap Hermanto.

Hermanto tidak bisa menggali keterangan lebih banyak karena kondisi Nelty yang masih shok. Namun, dia menyebut Nelty tidak pernah ada niat untuk menjelekkan Presiden Jokowi.

“Untuk video ini kita enggak tahu. Materinya keimanan. Menekankan keimanan. Mungkin ada omongan yang ke peleset,” ucap Hermanto.

Sementara itu, Wagimin mengatakan materi yang disampaikan di dalam masjid yaitu tentang makna dari bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah.

“Hikmah gempa dalam video itu. Ya banyak lah,” ucap Wagimin.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 87 Jakarta, Patra Patiah, mengatakan dia telah memeriksa  Nelty. Walau membatah telah memberi doktrin anti Presiden, Nelty tetap meminta maaf.

“Beliau sudah meminta maaf,” kata Patra di SMAN 87 Jakarta, Rabu (10/10/2018).

Patra mengatakan, NK menyampaikan secarik surat bermaterai berisi permohonan maaf. Berikut isi suratnya: Menyatakan bahwa:

1. Paska gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah saya melakukan refleksi pembelajaran di masjid dengan menggunakan media video tentang bencana gempa dan tsunami

2. Selama dan setelah pemutaran video saya memberikan penjelasan/komentar tentang isi video. Ada kemungkinan saya salah ucap atau siswa salah mempersepsikan kalimat-kalimat penjelasan saya.

3. Sehubungan dengan itu, sebagai manusia yang tidak luput dari khilaf dan salah, dengan hati yang tulus saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat yang merasa dirugikan dengan kejadian ini, khususnya kepada Bapak Presiden Jokowi yang terbawa-bawa dalam masalah ini, dan juga kepada teman-teman wartawan. Saya berjanji akan lebih berhati-hati di masa yang akan datang, agar ucapan dan tindakan saya tidak menyinggung siapa pun.

4. Saya mohon kepada teman-teman wartawan untuk menyebarluaskan permohonan maaf saya ini melalui media.

5. Saya juga mohon maaf kepada keluarga besar SMA Negeri 87 Jakarta yang merasa dirugikan atas kejadian ini, karena kejadian ini seharusnya tidak menyangkut institusi SMA Negeri 87 Jakarta.

Kasus itu bermula dari keluhan salah satu orangtua murid. Keluhan itu viral di media sosial. Orangtua itu mengeluhkan anaknya dan siswa SMAN 87 lainnya dikumpulkan Nelty di tempat ibadah dan ditunjukkan video gempa di Palu, Sulawesi Tengah.

Menurut orangtua siswa itu, kepada para siswa Nelty menyampaikan bahwa banyaknya korban bencana di Sulawesi Tengah akibat ulah Jokowi. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Wali Kota Bogor Sambut Baik Usulan Presiden atas Rencana Dana Kelurahan

BOGOR, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyambut baik dana kelurahan seperti yang diusu…