Home KOTA KOTA MANADO PEMKOT MANADO Tatahede: Pemkot Ajukan 3018 Rumah, BNPB Kucur Rp 213 Miliar, Disalurkan ke 2030 Rumah

Tatahede: Pemkot Ajukan 3018 Rumah, BNPB Kucur Rp 213 Miliar, Disalurkan ke 2030 Rumah

Komentar Dinonaktifkan pada Tatahede: Pemkot Ajukan 3018 Rumah, BNPB Kucur Rp 213 Miliar, Disalurkan ke 2030 Rumah
0
398

MANADO, Pemkot Manado mengajukan dana bantuan bencana untuk perbaikan 3018 rumah rusak dan BNPB mengucurkan dana Rp 213 miliar. Namun, di tahap awal, Pemkot Manado hanya menyalurkan dana bantuan ke 2030 rumah.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado, Maximilian  Tatahede mengakui Pemkot Manado mengajukan dana bantuan bencana untuk perbaikan 3018 rumah rusak dan BNPB mengucurkan dana Rp 213 miliar. Namun, di tahap awal, Pemkot Manado hanya menyalurkan dana bantuan ke 2030 rumah.

“Sesuai SK Wali kota Manado nomor 30 tahun 2015, total rumah yang berhak menerima bantuan sebanyak 3018 rumah. Dengan dasar ini, tanggal 27 Desember 2015, BNPB sudah mengucurkan dana hibah sebesar Rp 213.304.000.000 ke kas daerah di Bank Sulut. Pengajuan dan lelang di era pak Vicky Lumentut. Karena sesuai peraturan, maksimum tanggal 4 Desember 2015 sudah terpilih pemenang lelang. Pencairan dana di jaman Plt. Wali kota Manado, pak Roy Roring, tanggal 27 Desember 2015. Dana itu untuk bantuan korban banjir, rehab jembatan, drainase, BDL (bantuan dana lingkungan),” kata Tatahede saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (27/09/2018).

Menurut Tatahede, penyaluran ke masyarakat pertama kali dilakukan pada bulan April 2016. “Setelah PPK dan Konsultan melakukan verifikasi validasi kembali, maka dari 3018 rumah hanya 2030 rumah yang berhak menerima bantuan. Untuk Rusak Berat (RB) sebesar Rp 40 juta/rumah, rusak sedang (RS) Rp 20 juta/rumah. Penyalurannya di awasi oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” jelas Tatahede sembari mencari dokumen instrumen perhitungan penetapan klasifikasi kerusakan untuk diperlihatkan ke Celebesnews. Namun dokumen yang dimaksud tidak ditemukan, hingga Kaban BPBD menjelaskan secara garis besarnya.

“Untuk penyaluran dana melalui kelompok masyarakat (Pokmas). Pokmas dibentuk oleh konsultan PT. Phibetha. Pokmas ini di SK kan oleh BPBD. Pencairan dana dilakukan 3 tahap ke rekening Kelompok. Tahapan sesuai progress perbaikan rumah,” bebernya.

Menurut Tatahede, hingga tahun 2016, dana bantuan masih memiliki sisa anggaran sebesar Rp 32 miliar. “Dana sisa ini kita salurkan juga. Kita buka lagi pendaftaran ke korban banjir. Ada sekitar 4000 rumah yang mendaftar. Kita verifikasi lagi dan ternyata yang layak menerima hanya 1313 rumah. Jadi dana sisa Rp 32 miliar kita salurkan untuk 1313 rumah di tahun 2017,” ungkap Tatahede.

Tatahede juga mengungkapkan, tahun 2017 BNPB kembali mengucurkan dana sebesar Rp 116.313.400.000 ke BPBD Pemkot Manado. “Dana ini untuk lanjutan pembangunan rumah relokasi di Kelurahan Pandu, 1054 rumah. Di tahun 2015 sudah kita bangun 1000 rumah dari anggaran dana Rp 213 miliar. Sekali lagi, semua proses penyaluran dana diawasi oleh BPK RI,” kunci Tatahede. [Celebesnews.id]

Penulis : Simon Siagian

Comments are closed.

Check Also

Kejagung RI Kembali Panggil Wali kota Manado, Pj. Sekda : Beliau Hadir 2 Oktober

MANADO, Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) kembali melayangkan Surat Panggil…