Home CAKRAWALA HUKUM Sebar Hoax, Ratna Terancam Masuk Penjara 10 Tahun

Sebar Hoax, Ratna Terancam Masuk Penjara 10 Tahun

Komentar Dinonaktifkan pada Sebar Hoax, Ratna Terancam Masuk Penjara 10 Tahun
0
224

JAKARTA, Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, dengan penyebaran berita hoax, Ratna kan dijerat Pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 tahun  1946 dengan hukuman 10 tahun penjara. Atau kita bisa juga gunakan dengan UU ITE kalau dia menyebarluaskan dengan teknologi.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan, penyidik akan melanjutkan penyelidikan hoax atas penganiayaan aktivis sosial Ratna Sarumpaet tetap.

Kadiv Humas mengataka, ancaman pidana bagi penyebar hoax yang membuat keonaran maksimal 10 tahun penjara.

Setyo mengatakan, penyidik akan mengumpulkan keterangan dari sejumlah orang atas penyebaran hoax Ratna Sarumpaet dianiaya. Ratna sendiri sudah mengaku berbohong soal penganiayaan.

“Kita akan kumpulkan berbagai barang bukti dan sejumlah saksi atas peristiwa tersebut,”ujar Kadiv Humas Polri.

Dengan penyebaran berita hoax, Ratna kan dijerat Pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 tahun  1946 dengan hukuman 10 tahun penjara.

“Atau kita bisa gunakan juga dengan UU ITE kalau dia menyebarluaskan dengan teknologi,” ujar Setyo kepada wartawan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/10/2018).

Selanjutnya, pihak kepolisian akan memanggil saksi, dan pihak-pihak yang terkait penyebaran berita hoax tersebut.

Setyo mengatakan, total ada 6 laporan yang masuk ke kepolisian terkait gaduh Ratna Sarumpaet. Lima laporan disebut Setyo terkait penyebaran dugaan berita bohong (hoax) penganiayaan Ratna Sarumpaet. Sedangkan satu laporan meminta pengungkapan kasus penganiayaan tersebut.

“Pertama yang diungkap kasus penganiayaannya gugur dengan keterangan Polda Jabar yang menyatakan di Jabar tanggal 21 (September) tidak ada kegiatan seminar internasional itu gugur. Ternyata RS memberikan statement dan mengakui bohong,” papar Setyo.

Sebelumnya, dalam jumpa pers di rumahnya, Rabu (3/10/2018), Ratna Sarumpaet menyatakan kebohongan berawal hanya untuk mencari alasan ke anak-anaknya. Sebenarnya, Ratna berkunjung ke rumah sakit untuk keperluan sedot lemak.

“Saya juga meminta maaf kepada semua pihak yang selama ini mungkin dengan suara keras saya kritik dan kali ini berbalik ke saya, kali ini saya pencipta hoax terbaik ternyata, menghebohkan semua negeri,”kata Ratna. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Terjerat Korupsi Meikarta, Bupati Bekasi Minta Maaf

JAKARTA, “Saya Neneng Hasanah Yasin mengucapkan permohoann maaf yang sebesar besarny…