Home CAKRAWALA Bayar Kerugian Negara KPK Jual Rumah Terdakwa KTP-e Setya Novanto

Bayar Kerugian Negara KPK Jual Rumah Terdakwa KTP-e Setya Novanto

Komentar Dinonaktifkan pada Bayar Kerugian Negara KPK Jual Rumah Terdakwa KTP-e Setya Novanto
0
60

JAKARTA, Korupsi KTP-e yang melibatkan Setya Novanto negara dirugikan Rp 2,3 trilun. Selanjutnya, untuk membayar kerugian tersebut KPK akan jual rumah Setya Novanto di Cipete, Jakarta Selatan. 

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih memproses penjualan rumah milik mantan Ketua DPR, Setya Novanto di Cipete, Jakarta Selatan. Hasil uang penjualan itu nanti akan dihitung sebagai cicilan dari Novanto membayar uang pengganti korupsi proyek e-KTP.

“Ada satu rumah yang akan dijual dan nanti hasilnya itu akan disampaikan pada KPK,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Kamis (4/10/2018).

Febri belum bisa menjelaskan lebih detail soal penjualan rumah milik mantan ketua umum Partai Golkar itu. Yang jelas, kata dia, semua informasi akan diumumkan ke publik jika proses penjualan rumah sudah selesai.

“Nanti kami update lagi kalau sudah ada tambahan,” kata Febri.

Diketahui pada perkara e-KTP, Novanto diwajibkan bayar uang pengganti senilai US$7,3 juta. Namun Novanto sudah mencicilnya sebagian. Saat ini jumlahnya baru Rp5 miliar ditambah Rp1,1 miliar dan US$100 ribu.

Diketahui, kasus KTP elektronik atau e-KTP telah bergulir sejak 2011, hingga akhirnya disidangkan oleh PN Tipikor. Selain oleh KPK, sebenarnya kasus ini pernah diusut oleh Polri dan Kejaksaan Agung.

Megaproyek e-KTP mulanya direncanakan senilai Rp 6,9 triliun. Kemendagri menyiapkan anggaran sebesar Rp 6 triliun pada 2010 untuk proyek yang direncanakan rampung pada 2012 ini.

Setelah ditenderkan, anggaran e-KTP menjadi Rp 5,9 triliun. Ada 5 korporasi yang menjadi pemenang tender dalam proyek ini.

KPK menetapkan tersangka pertama untuk kasus e-KTP pada 22 April 2014. Tersangka pertama itu adalah mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan di Direktorat Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Sugiharto.

KPK baru mengumumkan total kerugian negara dalam kasus ini pada 2016, yakni sebesar Rp 2,3 triliun. Dari angka tersebut, sebanyak Rp 250 miliar dikembalikan kepada negara oleh 5 korporasi, 1 konsorsium, dan 14 orang.

Terkait dugaan korupsi KTP-e ini ada sebanyak 280 saksi yang dipanggil KPK sebagai saksi terkait dengan skandal e-KTP ini. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Prabowo Siap Jemput Habib  Rizieq dari Arab Saudi

JAKARTA, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menegaskan wacana penjemputan Habib Ri…