Home CAKRAWALA Humas Polda Sulut: Foto dan Video Letusan Gunung Soputan di Medsos HOAX

Humas Polda Sulut: Foto dan Video Letusan Gunung Soputan di Medsos HOAX

Komentar Dinonaktifkan pada Humas Polda Sulut: Foto dan Video Letusan Gunung Soputan di Medsos HOAX
0
558

MANADO, Beredarnya foto dan video letusan gunung Soputan di Kabupaten Minahasa Tenggara (Kab. Mitra), Sulawesi Utara yang maha dahsyat di media sosial adalah Hoax.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Kepolisian Daerah Sulawesi Utara ( Polda Sulut) menyatakan foto dan video letusan gunung Soputan, Kabupaten Minahasa Tenggara (Kab. Mitra) yang beredar di media sosial (medsos) adalah Hoax.

“Bukan meletus tetapi cuma erupsi..karena diluar dan medsos menyebarkan hoax yang cukup parah..mengambil video gunung meletus serta gambar lahar di Guatemala,” tulis Kabid Humas Polda, Kombes Pol Ibrahim Tompo lewat pesan WhatsAppnya degan nomor : 082199999***, Rabu (03/10/2018).

Informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah terjadi erupsi gunung Soputan, Sulawesi Utara pada tanggal 03 Oktober 2018 pukul 10:44 WITA dengan tinggi kolom abu teramati ± 2.000 m di atas puncak (± 3.809 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 37 mm dan durasi ± 2 menit.

Celebesnews.id – Catatan erupsi gunung Soputan di Kabupaten Minahasa Tenggara (Kab. Mitra) dari pos pengamatan gunung Soputan. | Foto: PVMBG

Saat ini gunung Soputan berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi :

1. Masyarakat agar tidak beraktivitas di seluruh area di dalam radius 4 Km dari puncak gunung Soputan dan di dalam area perluasan sektoral ke arah Barat-Baratdaya sejauh 6,5 Km dari puncak yang merupakan daerah bukaan kawah untuk menghindari potensi ancaman guguran lava maupun awan panas.

2) Masyarakat di sekitar gunung Soputan dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.

3) Masyarakat agar mewaspadai potensi ancaman aliran lahar yang dapat terjadi setelah terjadinya erupsi yaitu dimana material erupsi terbawa oleh air, terutama pada sungai-sungai yang berhulu di sekitar lereng gunung Soputan, seperti di antaranya Sungai Ranowangko, Sungai Lawian, Sungai Popang dan Londola Kelewahu.

Tompo juga menghimbau agar masyarakat jangan percaya dengan isu yang tidak jelas. “Masyarakat diharapkan jangan percaya kepada issu yang tidak jelas, karena ada saluran informasi yang resmi seperti yang dikeluarkan oleh PVMBG. Untuk itu masyarakat diharapkan tenang dan tidak panik agar tidak menimbulkan kekacauan Kamtibmas pada lingkungannya,” imbau Tompo. [Celebesnews.id]

Penulis : Simon Siagian

Comments are closed.

Check Also

Prabowo Siap Jemput Habib  Rizieq dari Arab Saudi

JAKARTA, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menegaskan wacana penjemputan Habib Ri…