Home CAKRAWALA Akibat Berbohong, Ratna Sarumpaet Terancam Dipecat Jadi Juru Kampanye Nasional Prabowo-Sandi

Akibat Berbohong, Ratna Sarumpaet Terancam Dipecat Jadi Juru Kampanye Nasional Prabowo-Sandi

Komentar Dinonaktifkan pada Akibat Berbohong, Ratna Sarumpaet Terancam Dipecat Jadi Juru Kampanye Nasional Prabowo-Sandi
0
58

JAKARTA, ” Nanti kita akan bahas terkait kasus Bu Ratna yang sangat merugikan pada kami, pada masyarakat ya. Mungkin maksud Bu Ratna ingin menjelaskan singkat pada anaknya, tapi tetap info yang salah itu berdampak luas,” kata Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan, kebohongan Ratna Sarumpaet merugikan Partai Gerindra. Terlebih, Ratna dalam pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai calon presiden dan Wakil presiden dalam Pilpres 2019 adalah sebagai juru kampanye nasional (jurkamnas) di tim Prabowo pun akan dipikir ulang.

“Nanti kita akan bahas terkait kasus Bu Ratna yang sangat merugikan pada kami, pada masyarakat ya. Mungkin maksud Bu Ratna ingin menjelaskan singkat pada anaknya, tapi tetap info yang salah itu berdampak luas,” kata Ahmad Riza Patria usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla, Rabu (3/10/2018).

Riza mengemukakan, Ratna akan dipertimbangkan apakah masuk ke dalam tim pemenangan atau akan ditinjau kembali.

“Yang bersangkutan nanti akan kita pertimbangankan, terus dalam tim atau tidak,” imbuh Riza.

Selanjutnya, Riza juga meminta Ratna meminta maaf pada publik, Partai Gerindra, dan Prabowo.

“Tentu ini menjadi pelajaran untuk kita semua dan kita harapkan Bu Ratna harus menyampaikan ke publik minta maaf, dan harus menerima berbagai konsekuensinya terhadap info yang salah,” tuturnya.

Berita viral bahwa dirinya dianiaya tiga orang di Bandun, akhirnya Ratna mengaku berbohong pada anaknya soal wajahnya bengkak-bengkak. Dia mengaku pada anaknya bila dianiaya orang, padahal wajahnya menjadi seperti itu gegara sedot lemak.

Polda Metro Jaya sebelumnya menegaskan fakta temuan penyelidikan berbeda dengan informasi yang disampaikan pihak terkait Ratna Sarumpaet. Pertama, Ratna Sarumpaet menurut polisi berada di RS Bina Estetika, Menteng, Jakpus, pada Jumat (21/9/2018), bukan berada di Bandung, yang disebut jadi lokasi penganiayaan.

“Fakta yang didapat, 21 September jam 5 sore sudah masuk di rumah sakit di Bina Estetika,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta dalam jumpa pers, Rabu (3/10/2018).

Fakta kedua, polisi mengecek pernyataan yang dikutip media soal kegiatan internasional yang diikuti Ratna beberapa saat sebelum terjadinya penganiayaan.

“Kalau tadi merujuk kepada pemberitaan Ibu Ratna Sarumpaet berada di Bandung pada tanggal 21 September bersama dua orang rekannya dari konferensi internasional dan sudah kami cek tidak ada konferensi internasional,” tegas Nico. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Bukan Peluru Nyasar, Tapi Peristiwa dan Niat Lain

JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Aboebakar Al Habsyi secara pribadi menilai peris…