Home CAKRAWALA PMI Kirim 70 Ton Logistik ke Sulteng

PMI Kirim 70 Ton Logistik ke Sulteng

Komentar Dinonaktifkan pada PMI Kirim 70 Ton Logistik ke Sulteng
0
62

JAKARTA – Palang Merah Indonesia (PMI) mengirimkan bantuan logistik sebesar 70 ton beserta kendaraan operasional untuk membantu penanganan tanggap darurat pasca gempa dan tsunami di sejumlah lokasi yang terdampak di Sulawesi Tengah. Langkah tersebut dilakukan PMI sesuai arahan Ketua Umum PMI Jusuf Kalla.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, “Langkah ini dilakukan sesuai arahan Pak Jusuf Kalla sebagi Ketua Umum PMI Beliau telah memerintahkan kepad terus mendukung upaya dalam penanganan bantuan para korban yang terdampak dalam membantu proses tanggap darurat di Sulteng,” kata Kepala Biro Sarana dan Prasarana Markas Pusat PMI Tia Kurniawan dalam jumpa pers di PMI, Selasa (2/10/2018) siang.

Menurut Tia, bantuan logistik dan kendaraan operasional dengan total dukungan logistik sebanyak 70 ton tersebut, dikirim serentak dari 4 gudang regional miliknya PMI Se-Indonesia.

“Untuk gudang regional Serang Banten dikirim malam tadi melalui jalur laut yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok dengan menggunakan kapal kemanusiaan KM Aishakamilah yang langsung bertolak menuju Palu. Bantuan logistik dari gudang Serang Banten, 25 ton. Yang berupa Hygienis kit, Baby kit, tenda pleton, tenda prame keluarga, selimut lurik, sarung, kichenware, matras, dan alat pelindung diri masker medis dan sarung tangan latek.

Selain bantuan logistik tersebut, PMI menurut Tia, juga mengirimkan sejumlah armada tambahan yang terdiri 7 unit mobil tangki air, truck engkel, truck dobel, dan truck fuso, serta alat berat lainnya seperti kendaraan multi medan ampibi hagglund.

“Tentunya bantuan logistik yang totalnya 70 ton ini bukan yang terakhir. Ini memang kita kerahkan besar di awal, namun nanti akan ada lagi bantuan selanjutnya yang akan dikirim dengan melihat situasi dan kebutuhan di lapangan yang dinamis,” pungkas dia. [Celebesnews.id]

Penulis : Hartono

Comments are closed.

Check Also

Gereja Disegel di Jambi, GMKI Desak Mendagri dan Kapolri Bertanggungjawab

JAKARTA, GMKI mendesak Kementerian Dalam Negeri jangan membiarkan Peraturan Daerah atau pu…