Home CAKRAWALA HUKUM Kemenkumham Minta Tahanan Kabur di SUlteng Wajib Lapor

Kemenkumham Minta Tahanan Kabur di SUlteng Wajib Lapor

Komentar Dinonaktifkan pada Kemenkumham Minta Tahanan Kabur di SUlteng Wajib Lapor
0
59

JAKARTA, Kemenkumham memberi mereka waktu sampai Kamis (4/10/2018) untuk berada di luar Lapas Palu atau Rutan Donggala.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Adek Kusmanto mengatakan, Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) meminta kepada narapidana dan tahanan yang kabur untuk wajib lapor. 

Seperti diketahui, sebanyak 1.425 orang dari 3.320 orang tahanan di Sulteng kabur.   

Adek mengemukakan, Kemenkumham memberi mereka waktu sampai Kamis (4/10/2018) untuk berada di luar Lapas Palu atau Rutan Donggala. 

“Karena kondisi Lapas Palu dan Rutan Donggala rusak parah, maka mereka untuk saat ini diberikan kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga sampai hari Kamis. Tapi, diwajibkan wajib lapor,” ujar Adek, saat dihubungi, Senin (1/10/2018) malam.

Setelah batas akhir, warga binaan yang tidak kembali akan dianggap melarikan diri. Kemenkumham pun akan berkoordinasid dengan polisi mengenai hal tersebut. 

“Dicari. Kalau belum menyerahkan diri kan melarikan diri, itu belum menyerahkandiri itu dicari dulu alasannya kenapa. Apakah meninggal dunia karena korban gempa, atau melarikan diri, data saat ini tidak ada korban jiwa dari warga binaan,” kata Adek.

Kemenkumham akan tetap menempatkan para warga binaan Lapas Palu. Namun, mereka tidak akan berada di sel masing-masing seperti biasanya.

“Pada hari kamis itu, mereka harus ke Lapas, kalau ke Lapas Palu, karena prasarana rusak sekitar 80 persen. Akan diletakan di tempatkan di halaman Lapas Palu dalam bentuk tenda. rencanakan seperti itu,” ucap Adek.

Di tempat terpisah, Dirjenpas Sri Puguh Budi Utami menyebut pihaknya telah membentuk tim satgas untuk menata kondisi pascagempa. Selain itu, memastikan posisi dan keberadaan dari napi dan tahanan yang kabur.

“Kami sudah membentuk Satgas gabungan terdiri dari pegawai Ditjen Pemasyarakatan dan Kanwil. Tugasnya melakukan penataan pascagempa, melakukan pendataan dan pencarian terhadap napi yang keluar Lapas dan Rutan bekerjasama dengan pihak terkait,” kata Sri saat dikonfirmasi terpisah. 

Sri Puguh menyebut total napi dan tahanan di Sulteng 3.320 orang. Dari jumlah itu, 1.795 orang di antaranya masih berada di balik jeruji, sisanya yang kabur sebanyak 1.425 orang. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Dugaan Suap Perizinan Proyek Pembangunan Meikarta, KPK Geledah Kantor Lippo Cikarang

JAKARTA, Ada 11 lokasi lain yang juga digeledah KPK sejak Rabu (17/10/2018), yakni Kantor …