Home CAKRAWALA HUKUM Dugaan Korupsi Dana Hibah Banjir, Wali Kota Manado Memenuhi Panggilan Kejagung

Dugaan Korupsi Dana Hibah Banjir, Wali Kota Manado Memenuhi Panggilan Kejagung

Komentar Dinonaktifkan pada Dugaan Korupsi Dana Hibah Banjir, Wali Kota Manado Memenuhi Panggilan Kejagung
0
240

JAKARTA, Setelah mangkir pada panggilan pertama, akhirnya Wali Kota Manado God bless Sofcar Vicky Lumentut penuhi panggilan Kejaksaan Agung.  Vicky diperiksa degan status sebagai saksi.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Wali Kota Manado Godbless Sofcar Vicky Lumentut memenuhi panggilan tim penyidik Kejaksaan Agung. Orang nomor satu kota Manado itu diperiksa terkait dugaan korupsi dana hibah penanggulangan banjir di Kota Manado tahun 2014.

Vicky sudah dua kali dipanggil Kejagung RI. Vicky sempat mangkir pada panggilan pertama dengan alasan sakit. Panggilan pertama melalui Surat Panggilan Saksi yang ditandatangani Direktur Penyidikan, Warih Sadono atas nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, nomor : SPS-2162/F.2/Fd.1/09/2018 tertanggal 17 September 2018.

Panggilan Saksi ke-2 kembali dilayangkan Kejaksaan Agung RI terhadap Wali kota Manado, G.S. Vicky Lumentut melalui surat bernomor : SPS-2308/F.2/Fd.1/09/2018, tanggal 24 September 2018.

Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejaksaan Agung Warih Sadono mengatakan, Vicky hadir di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Selasa (2/10/2018),  pagi, sekitar pukul 08.30 WIB.

Sampai saat ini Vicky diperiksa masih sebagai saksi. “Sampai saat ini masih sebagai saksi,”ujar Warih.

Warih tidak mau berspekulasi apakah status mantan Ketua Partai Demokrat Sulawesi Utara yang kini berlabuh di Partai NasDem akan naik dari saksi menjadi tersangka.

“Kita lihat perkembangannya nanti. Saat ini masih diperiksa sebagai saksi,” katanya. 

Hingga pukul 15.00 WIB diberitakan sampai saat ini masih diperiksa pihak Kejaksaan. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Denny Indriana Membantah Pengacara Terduga Korupsi Perijinan Meikarta, Ini Alasannya

JAKARTA, “Yang pasti, saya tidak menjadi kuasa hukum para tersangka (atau saksi) yan…