Home CAKRAWALA Ditemukan Sejumlah Hoax Terkait Bencana Gempa dan Tsunami Sulteng

Ditemukan Sejumlah Hoax Terkait Bencana Gempa dan Tsunami Sulteng

Komentar Dinonaktifkan pada Ditemukan Sejumlah Hoax Terkait Bencana Gempa dan Tsunami Sulteng
0
77

JAKARTA – Tim Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berhasil menemukan sejumlah berita bohong atau hoax yang berkaitan dengan bencana gempa bumi dan tsunami di wilayah Donggala, Palu dan sekitarnya.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, “Kami berhasil menemukan beberapa hoax. Kami punya 70 tim verifikator untuk melakukan klarifikasi dan verifikasi setiap isu yang oleh mesin pengais disinyalir sebagai berita bohong atau hoax,” kata pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kominfo Ferdinandus Setu melalui pesan singkat, Selasa (2/10/2018) siang.

Berita bohong yang beredar di jaringan internet baik melalui situs maupun media sosial dan platform pesan tersebut, diantaranya adalah Wali Kota Palu meninggal, sementara faktanya Wali Kota Palu Hidayat tidak meninggal.

“Selain itu adalah berita bahwa Bendungan Bili-Bili di Kabupaten Gowa retak. Faktanya bendungan tersebut dalam keadaan aman dan terkendali setelah dilakukan pengecekan oleh pihak Polsek Mamuju Gowa,” kata Ferdinandus.

Juga terdapat korban musibah yang merupakan foto kejadian gempa tsunami aceh 26 Desember 2004, tetapi disebarluaskan kembali sebagai dokumentasi korban gempa dan tsunami di Palu. Begitu pula gempa susulan yang berkekuatan lebih besar dari 7,7 SR juga berita bohong.

“Gerak cepat relawan FPI melakukan evakuasi korban gempa Palu 7.7 juga berita bohong. Faktanya adalah, gambar yang beredar, relawan FPI tengah membantu korban longsor di Desa Tegal Panjang, Sukabumi. Jadi bukan di Palu, Donggala dan daerah sekitarnya yang terdampak gempa dan tsunami,” jelas dia.

Informasi penerbangan gratis dari Makassar menuju Palu gratis untuk keluarga korban juga merupakan berita bohong. Faktanya pesawat Hercules TNI AU yang menuju ke Palu diutamakan membawa bantuan logistik, paramedis, obat-obatan, makanan siap saji, dan alat berat.

Sedangkan pemberangkatan dari Palu diprioritaskan untuk mengangkut pengungsi diutamakan lansia, wanita dan anak-anak serta pasien ke Makassar.

“Maka kami mengimbau seluruh masyarakat tidak mudah mempercayai dan menyebarluaskan informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya atau tidak jelas sumbernya. Apabila menemukan informasi yang diduga mengandung hoaks, masyarakat dapat melaporkannya melalui laman aduankonten.id, email aduankonten@kominfo.go.id atau akun twitter @aduankonten,” pungkas Ferdinandus. [Celebesnews.id]

Penulis : Hartono

Comments are closed.

Check Also

Hari Ke 3 Kegiatan Penggalangan Dana DPD AJOI Kepri Untuk Sulteng Panitia Semakin Solid

BATAM – Hari ke – 3 kegiatan Sosial Penggalangan Dana yang di adakan DPD Alian…