Home CAKRAWALA Kepala Daerah Jangan Takut Berinovasi

Kepala Daerah Jangan Takut Berinovasi

Komentar Dinonaktifkan pada Kepala Daerah Jangan Takut Berinovasi
0
45

JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus memotivasi para Kepala Daerah (Kada) agar tidak takut berinovasi dalam upaya memajukan daerahnya. Hal ini karena ada perlindungan terhadap kegiatan inovasi di daerah.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, “Jadi pak Menteri (Mendagri-red) terus memotivasi para Kepala Daerah untuk melakukan inovasi. Saat ini memang mereka (Kada) takut berinovasi karena takut terjerat hukum. Padahal dalam hal perlindungan terhadap kegiatan inovasi, pada UU Nomor 23 Tahun 2014, di Pasal 389 disebutkan bahwa dalam hal pelaksanaan inovasi yang telah menjadi kebijakan Pemda dan inovasi tersebut tidak mencapai sasaran yang telah ditetapkan, maka aparatur sipil negara tidak dapat dipidana,” papar Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Inovasi Daerah, Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang Inovasi BPP) Kemendagri, Safrizal dalam kemendagri Media Forum (KMF) di Pressrom Kemendagri, Jumat (28/7/2018)

Menurut Safrizal, untuk memperkuat hal tersebut, maka diatur lagi melalui PP Nomor 38 Tahun 2017. Yang mana dalam PP tersebut diatur beberapa hal.

“Diatur mengenai Bentuk dan Kriteria Inovasi Daerah (Pasal 4-6); Pengusulan dan Penetapan Inisiatif Inovasi Daerah (Pasal 7-15); Uji Coba Inovasi Daerah (Pasal 16-19), Penerapan, Penilaian dan Pemberian Penghargaan Inovasi Daerah (Pasal 20-27); Diseminasi dan Pemanfaat Inovasi Daerah; Pendanaan (Pasal 30-31); (Informasi Inovasi Daerah (Pasal 32-33); dan Pembinaan dan Pengawasan (Pasal 34). Jadi bila sudah mengikuti aturan, mulai dari pengusulan, uji coba dan pengawasan, dan ternyata gagal, tidak bisa dipidana Kada nya,” kata Safrizal.

Dengan sudah adanya regulasi tersebut, Syafrizal mengatakan tidak ada alasan takut melakukan inovasi demi kemajuan daerah yang nantinya berujung pada peningkatan kesejahteraan rakyatnya. Menurut dia, inovasi yang dilakukan diharapkan dapat membuat pemerintahan di daerah transparan kepada publik. Dengan transparan kepada publik, maka ide-ide sesat yang menjurus kepada korupsi dapat dicegah.

“Fakta membuktikan bahwa daerah yang giat berinovasi dan transparan kepada rakyatnya, maka Indeks Persepsi Korupsi nya pasti rendah. Ya karena transparan itu membuka kontrol publik. Dan rakyatnya pasti puas karena lebih sejahtera. Kota Surabaya contohnya,” kata dia. [Celebesnews.id]

Penulis : Hartono

Comments are closed.

Check Also

Ternyata Peluru Juga Nyasar ke Ruangan Effendi Simbolon

JAKARTA – Peluru nyasar yang mengenai beberapa ruangan anggota DPR RI sampai Rabu (1…