Home CAKRAWALA Hasil Survei LSI Jokowi-Amin Ungguli Prabowo-Sandi, PAN: Itu Pesanan

Hasil Survei LSI Jokowi-Amin Ungguli Prabowo-Sandi, PAN: Itu Pesanan

Komentar Dinonaktifkan pada Hasil Survei LSI Jokowi-Amin Ungguli Prabowo-Sandi, PAN: Itu Pesanan
0
108

JAKARTA, Wasekjen PAN Saleh Daulay mengingatkan hasil survei Pilkada DKI Jakarta menggunggulkan Ahok, namun kenyataannya kalah di Pilkada DKI Jakarta.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Partai Amanat Nasional (PAN) menduga ada pihak yang memesan survei versi survei LSI Denny JA, yang hasil survei pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin  berhasil mengungguli Prabowo Subianto-Sandiaga di seluruh pulau di Indonesia.

Wasekjen PAN Saleh Daulay kepada wartawan, Kamis (27/9/2018) mengatakan, akan menanyakan pemesan survei tersebut.

Menurutnya, jangan sampai ada kepentingan politik dibalik pelaksanaan survei yang mengakibatkan hilangnya objektivitas.

“Biasanya, kalau survei dipesan oleh suatu pihak tertentu, hasilnya masih bisa dipertanyakan,” ujar Saleh kepada wartawan, Kamis (27/9/2018).

Meski begitu, Saleh mengaku santai menanggapi hasil survei itu. Menurutnya banyak hasil survei yang meleset.

Dia mencontohkan survei Pilkada DKI 2017 yang dinilai terbukti tak sesuai hasil pemilihan.

“Santai saja. Dalam beberapa pilkada terakhir, banyak juga hasil survey yang meleset. Yang paling anyar, hasil-hasil survey pada Pilkada DKI yang lalu banyak yang meleset,” kata Saleh.

Saleh mengatakan, survei yang dilakukan LSI ini terlalu dini. Sebab, pasangan capres/cawapres baru saja ditetapkan KPU.

“Mestinya, tunggu dulu satu atau dua bulan. Baru kemudian dilakukan survei. Saya yakin hasilnya jauh beda. Sebab, saat ini Prabowo-Sandi baru mulai bersosialisasi ke masyarakat,”ucapnya.

Hasil survei LSI Denny JA menunjukkan pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin mengungguli suara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di seluruh pulau di Indonesia.

“Kita bagi pertarungan di pulau besar, kita bagi Indonesia jadi pulau yang ada,” ujar peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa, di gedung Graha Dua Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (27/9/2018).

Jelas dia, secara umum pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin unggul di seluruh pulau besar di Indonesia dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Di Jawa, Jokowi menang 52,6 persen.

Menurutnya, Jawa secara populasi pemilih ada 56,7 persen. Ini gabungan Jabar, Jateng, Jatim, Banten, hingga DKI. Diakui, sejauh ini di Jawa masih dikuasai Jokowi-Ma’ruf.

Dalam survei LSI Denny JA, Jokowi unggul di Jawa dengan angka 52,6 persen. Sedangkan Prabowo 25,9 persen.

Selain Jawa, pulau yang dijadikan sampel survei adalah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua, serta Bali dan Nusa Tenggara. Di Sumatera, Jokowi menang tipis atas suara dukungan Prabowo.

“Di Sumatera juga masih unggul, tapi keunggulan tipis. Dari semua pulau dikuasai Jokowi-Ma’ruf, tapi Sumatera, meliputi Aceh sampai Lampung, memang pertarungan di sini ketat dibanding pulau lain,” paparnya.

Di Kalimantan, pasangan Jokowi-Maruf unggul 61,4 persen dari Prabowo Sandiaga, yang hanya punya suara 30 persen dari 5,8 persen basis pemilih di sana.

Di Sulawesi, Jokowi unggul 58,9 persen, sedangkan Prabowo 26,7 persen dari 7,5 persen basis suara. Di Maluku dan Papua, ada 4,2 persen basis suara. Dari survei LSI Denny JA, Jokowi menang telak 76,0 persen dari Prabowo, yang hanya mendapat 12,0 persen.

Untuk Bali dan Nusa Tenggara, lanjut dia, Jokowi unggul dengan dukungan 50 persen, sedangkan Prabowo 35 persen dari basis pemilih 5,0 persen.

“Dari data ini di 6 pulau, Jokowi unggul, tapi keunggulannya relatif besar, kecuali di Sumatera, yang unggul tipis,” papar Ardian.

Survei tersebut dilakukan pada 14-22 September 2018. Survei dilakukan menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah 1.200 responden di 34 provinsi se-Indonesia.

Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. Margin of error-nya 2,9 persen. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Golkar: Dibutuhkan Rakyat Pemimpin yang Merakyat, Bukan Sosok ‘The Winter Soldier’

JAKARTA, “Cari ilustrasi yang pas dong. Jangan ikut-ikutan. Apalagi kalau dicocok-co…