Home CAKRAWALA Prabowo Usul Pindahkan Makam Pangeran Diponegoro, Pangdam IV/Diponegoro: Ini Cagar Budaya

Prabowo Usul Pindahkan Makam Pangeran Diponegoro, Pangdam IV/Diponegoro: Ini Cagar Budaya

Komentar Dinonaktifkan pada Prabowo Usul Pindahkan Makam Pangeran Diponegoro, Pangdam IV/Diponegoro: Ini Cagar Budaya
0
63

JAKARTA, Makam Pangeran Diponegoro tetap berada di Makassar karena makam ini telah menjadi bagian dari sejarah Sulawesi.

“Saya kira pemindahan makam tidak perlu,” kata Pangdam Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto mengatakan, tidak perlu memindahkan makam Pangeran Diponegoro dari Makassar, Sulawesi Selatan ke Yogyakarta. Hal ini menanggapi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang mengusulkan pemindahan makam Pangeran Diponegoro.

Wuryanto menuturkan, Pihak TNI pun mengaku tidak memiliki niat memindahkan makam itu.

“Saya kira pemindahan makam tidak perlu,” kata Wuryanto saat mengunjungi makam Diponegoro, Jalan Diponegoro, Makassar, Sulsel, Kamis (27/9/2018)

Menurutnya, biarlah makam Diponegoro ini tetap berada di Makassar, karena makam ini telah menjadi bagian dari sejarah Sulawesi.

“Ini cagar budaya ini bagian dari sejarah yang tidak lepas dari Kota Makassar. Saya kira harus di sini,” tegas Wuryanto.

Kunjungannya Pangdam IV/Diponegoro ini ke Makassar dalah khusus untuk berziarah ke makam pahlawan nasional , dan terkait dengan hari jadi Kodam IV Diponegoro ke-68. Adalah menjadi kewajiban bagi prajurit dari Kodam Diponegoro untuk berziarah ke makam pahlawan asal Yogyakarta itu.

“Pangeran Diponegoro telah memberikan warna, warisan nilai kejuangan yang luar biasa dari sosok pahlawan nasional. Menjadi panutan dan nilai itu bisa menjadikan prajurit paling tidak mengikuti jejak nilai diwariskan,” terangnya.

Wuryanto yang didampingi seluruh jajaran petinggi Kodam IV Diponegoro bersama-sama terlihat menaburkan bunga di atas makam dan memanjatkan doa bersama-sama.

Sementara itu, cucu Pangeran Diponegoro, Hamzah Diponegoro mengaku berterima kasih atas perhatian yang diberikan kepada kakek buyutnya itu.

“Harapan keluarga supaya bagaimana tempat ini bisa dilestarikan,” kata generasi kelima Pangeran Diponegoro ini.

Hamzah menolak memindahkan makam ke Yogyakarta dan tetap berharap makam itu berada di Makassar.

“Kalau saya sebagai keluarga penanggung jawab, artinya dari dulu ada rencana itu untuk memindahkan di Kerajaan Mataram. Ini amanah beliau sudah mewakafkan dirinya untuk dimakamkan di tempat ini,” kata Hamzah.

Hamzah bercerita Pangeran Diponegoro juga telah berwasiat kepada istri dan anaknya sebelum mengembuskan napas terakhir agar dimakamkan di Makassar.

“Sebelum mengembuskan napas, beliau sudah tidak lama meninggal mewakafkan dirinya kepada istri dan anak, ‘Apabila saya meninggal, tidak usah dipulangkan ke kampung halaman,'” jelasnya.

Sebelumnya, anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade kepada wartawan mengatakan, untuk pemindahan makam Pangeran Diponegoro adalah hak keluarga sebagai ahli waris.

“Pak Prabowo mengusulkan rencana ini, maksud untuk menghormati para pahlawan. Tapi kalau ahli waris menolak ya nggak ada masalah. Ini kan baru wacana, usulan. Bisa terlaksana, bisa tidak,” ujar Andre kepada wartawan, Jumat (6/7/2018).

Andre mengatakan keinginan Prabowo memindahkan makam Diponegoro ke Yogyakarta merupakan upaya menghormati jasa pahlawan. Prabowo geram atas perilaku penjajah yang bahkan tak ‘memulangkan’ jenazah pahlawan ke tanah kelahiran mereka.

“Pak Prabowo sangat hormat kepada leluhur. Itu saja. Pak Prabowo tidak punya kepentingan apa-apa selain menghormati dan menghargai nilai-nilai kepahlawanan Pangeran Diponegoro. Tujuannya baik,” kata Andre. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Bukan Peluru Nyasar, Tapi Peristiwa dan Niat Lain

JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Aboebakar Al Habsyi secara pribadi menilai peris…