Home CAKRAWALA Fokus di Bidang STEM, Kemdikbud Gandeng Casio

Fokus di Bidang STEM, Kemdikbud Gandeng Casio

Komentar Dinonaktifkan pada Fokus di Bidang STEM, Kemdikbud Gandeng Casio
0
62

JAKARTA – Dalam upaya  meningkatkan kompetensi pendidik serta mengembangkan minat dan kompetensi peserta didik dalam bidang sains, teknologi, kerekayasaan dan matematika (STEM), Kemendikbud menjalin kerjasama dengan pihak pemerintah Kerajaan Jepang dan juga dunia usahanya.
Kerjasama dengan bidang usaha Jepang, dimulai dengan penandatanganan perjanjian kemitraan Kemendikbud dengan Casio Computer.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, “Dunia ini terus berubah, teknologi berkembang sangat cepat. Oleh karena itu, kami harus mempersiapkan pelajar Indonesia agar siap menghadapi persaingan di masa yang akan datang. Maka kami perlu bekerjasama dalam pengembangan perangkat kurikulum, metode pembelajaran, dan bahan ajar dalam bidang yang sama yaitu bidang STEM,” kata Mendikbud Muhadjir Effendy saat penandatanganan perjanjian kemitraan Kemdikbud dengan Casio Computer di Kantor Kemendikbud Kamis (27/9/2018) siang.

Mendikbud yakin, dengan kemitraan ini akan membawa pengaruh positif bagi pelajar Indonesia, sehingga mereka memiliki kompetensi unggul untuk menjadi calon pemimpin masa depan.

Dalam menjalin kemitraan tersebut, Casio memberikan kesempatan bagi 20 siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk melakukan praktik kerja lapangan di pabrik Casio di distrik Amphoe Chokcai, Nakhon Ratchasima, Thailand.

“Program ini akan dilaksanakan pada Oktober 2018 mendatang selama 3 bulan untuk melakukan praktik kerja lapangan di pabrik Casio. Para pelajar tersebut akan tinggal di hotel dekat lokasi pabrik,” kata Wakil Presiden Eksekutif Casio Computer, Hiroshi Nakamura.

Selain mempelajari proses perakitan dan teknologi dari produk-produk Casio, seperti kalkulator dan jam tangan. Para pelajar tersebut juga akan mendapatkan pelatihan manajemen secara umum.

“Semua program yang telah dan akan kami jalankan sudah kami formulasikan sedemikian rupa agar bisa meningkatkan kompetensi pengajar dan peserta didik di Indonesia. Yang mana kami telah mengamati apa yang jadi kebutuhan Indonesia. Ini juga diikuti dengan penyediaan perangkat kurikulum, metode pembelajaran dan bahan ajar,” pungkas Hiroshi. [Celebesnews.id]

Penulis : Hartono

Comments are closed.

Check Also

Gereja Disegel di Jambi, GMKI Desak Mendagri dan Kapolri Bertanggungjawab

JAKARTA, GMKI mendesak Kementerian Dalam Negeri jangan membiarkan Peraturan Daerah atau pu…