Home CAKRAWALA Ketua DPR Bocorkan Formasi Rekrutmen CPNS 2018

Ketua DPR Bocorkan Formasi Rekrutmen CPNS 2018

Komentar Dinonaktifkan pada Ketua DPR Bocorkan Formasi Rekrutmen CPNS 2018
0
128

JAKARTA – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengaku telah menerima informasi tentang rencana pemerintah merekrut calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada tahun ini.

Menurut Bambang, dari informasi yang dia dapat, jumlah CPNS yang akan direkrut mencapai 238.000 orang.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, “Gambaran yang akan diterima (sebagai CPNS, red) 238.000 orang. Sebanyak 112 ribu kuota, yang akan dialokasikan untuk guru honorer termasuk guru agama yang belum diangkat menjadi PNS,” ujar Bambang di Jakarta, Rabu (26/9/2018) siang.

Bamsoet panggilan bekennya juga telah mengantongi informasi tentang formasi CPNS 2018. Dari 238 ribu yang akan direkrut, ada kuota sebanyak 60 ribu untuk tenaga kesehatan seperti dokter, bidan, perawat atau apoteker yang belum diangkat menjadi PNS.

Namun, kata legislator Golkar itu, proses rekrutmen tetap melalui tes. “Bagi guru dan tenaga kesehatan yang akan diangkat menjadi PNS tetap harus mengikuti dan lulus test CPNS yang diadakan oleh pemerintah,” tegas dia.

Bamsoet juga telah menerima informasi tentang honorer. Menurut dia, bagi pegawai honorer yang telah melampaui usia 35 tahun akan diberi  kesempatan untuk  menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Namun, honorer yang akan menjadi PPPK tetap harus melalui seleksi. “Dan harus memenuhi syarat yang ditentukan, maksimum berumur 56 tahun atau dua tahun sebelum pensiun,” tegas dia.

Sedangkan pegawai honorer yang ikut seleksi CPNS tapi dinyatakan tidak lulus, akan dikembalikan kepada pemda ataupun kementrian yang mempekerjakannya. “Tapi  gaji yang diberikan tidak boleh dibawah UMR (upah minimum regional, red),” pungkas politisi Golkar tersebut. [Celebesnews.id]

Penulis : Hartono

Comments are closed.

Check Also

Golkar: Dibutuhkan Rakyat Pemimpin yang Merakyat, Bukan Sosok ‘The Winter Soldier’

JAKARTA, “Cari ilustrasi yang pas dong. Jangan ikut-ikutan. Apalagi kalau dicocok-co…