Home KOTA KOTA MANADO PEMKOT MANADO Wali kota Manado Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan Kejagung RI

Wali kota Manado Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan Kejagung RI

Komentar Dinonaktifkan pada Wali kota Manado Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan Kejagung RI
0
2,851

MANADO, Wali kota Manado, G.S. Vicky Lumentut dikabarkan tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI), Senin (24/09/2018) kemarin.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Wali kota Manado, G.S. Vicky Lumentut dikabarkan tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI), Senin (24/09/2018) kemarin. Wali kota Manado dikabarkan hanya mengirimkan surat keterangan dokter untuk menjawab ketidakhadirannya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dikonfirmasi melalui Penjabat Sekretaris Daerah Kota (Pj. Sekdakot), Peter Karl Bart Assa, ST, M.Sc, Ph.D, membenarkan ketidakhadiran Wali kota Manado untuk memenuhi panggilan Kejagung RI. “Pak Wali kota sedang istirahat pasca operasi gigi kemarin. Beliau sangat kooperatif untuk memenuhi panggilan Kejagung RI, tapi kemarin beliau sudah menjadwalkan operasi gigi,” jelas Assa didampingi Kabag Humas dan Pemerintahan, Steven Runtuwene di ruang kerjanya, Selasa (25/09/2018).

Menjawab tentang dugaan tindak pidana korupsi yang diselidiki Kejagung RI, Assa mengatakan Wali kota Manado sudah jauh-jauh hari mengingatkan pihak terkait untuk bekerja maksimal dalam penanganan korban bencana banjir bandang tahun 2014 lalu. “Berulangkali beliau mengingatkan pihak-pihak terkait agar bekerja maksimal. Beliau juga mengingatkan agar korban di data dengan baik. Dengan tegas tidak ada pemotongan atas hak korban bencana. Maka dari itu, beliau akan menjelaskan rinci laporan penggunaan dana bencana saat memenuhi panggilan Kejagung RI nantinya,” ungkap Assa.

Diketahui, Kejagung RI memanggil Wali kota Manado, G.S. Vicky Lumentut dalam kapasitasnya sebagai Saksi melalui Surat Panggilan Saksi yang ditandatangani Direktur Penyidikan, Warih Sadono atas nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, nomor : SPS-2162/F.2/Fd.1/09/2018 tertanggal 17 September 2018. Lumentut dipanggil untuk dimintai keterangan dan diperiksa sebagai Saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penggunaan dana hibah penanggulangan bencana banjir kota Manado 15 Januari tahun 2014 lalu.

Lumentut dipanggil menghadap Kasubdit Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang Direktorat Penyidikan pada hari Senin, 24 September 2018 pukul 09.00 Wib (red-hari ini). Pemeriksaan Wali kota Manado berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum tanggal 24 Juli 2018 dan Surat Perintah Penyidikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus tanggal 14 Agustus 2018.

Wali kota Manado tak hanya sendiri. Kejagung RI juga memanggil salah satu ASN dilingkup Pemkot Manado, Helmy M. Kumasen, ST melalui Surat Panggilan Saksi ke-2 nomor : SPS-2163/F.2/Fd.1/09/2018 tertanggal 17 September 2018 yang ditandatangani Direktur Penyidikan, Warih Sadono atas nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus. Helmy adalah PPTK kegiatan Rehabilitasi dan Rekronstruksi Pasca Bencana Banjir Manado tahun 2014. [Celebesnews.id]

Penulis : Simon Siagian

Comments are closed.

Check Also

Tatahede: Pemkot Ajukan 3018 Rumah, BNPB Kucur Rp 213 Miliar, Disalurkan ke 2030 Rumah

MANADO, Pemkot Manado mengajukan dana bantuan bencana untuk perbaikan 3018 rumah rusak dan…