Home CAKRAWALA Aksi “Walk Out” SBY, Rommy: Atribut Partai Demokrat Juga Bertebaran

Aksi “Walk Out” SBY, Rommy: Atribut Partai Demokrat Juga Bertebaran

Komentar Dinonaktifkan pada Aksi “Walk Out” SBY, Rommy: Atribut Partai Demokrat Juga Bertebaran
0
100

JAKARTA, “Saya melihatnya lebih karena pengaturan protokol yang barangkali dianggap tidak sepatutnya untuk seorang mantan presiden. Karena kalau alasannya adalah keberadaan atribut maka atribut Partai Demokrat bertebaran juga di sana cuma memang tidak semeriah partai lain,” kata Ketua Umum PPP Romahurmuziy.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Rommy) mengaku terkejut melihat Ketua Umum Partai Demokrat melakukan aksi “walk out” dalam deklarasi Kampanye damai di Monas, Jakarta, Minggu (23/9/2018).

“Saya melihatnya lebih karena pengaturan protokol yang barangkali dianggap tidak sepatutnya untuk seorang mantan presiden. Karena kalau alasannya adalah keberadaan atribut maka atribut Partai Demokrat bertebaran juga di sana cuma memang tidak semeriah partai lain,” kata Rommy, di kantor DPP PPP, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (25/9/2018).

Rommy mengatakan, yang menjadi kekecewaan Presiden ke-6 Republik Indonesia ini mungkin karena atribut partai berlambang segitiga mercy itu tidak semeriah partai-partai lain.

“Barangkali ini yang kemudian juga menjadikan kekecewaan, tetapi kalau memang alasannya betul-betul semata atribut, saya juga melihat karena saya ada di lokasi, atribut partai Demokrat sangat bertebaran banyak di sana. Kalau pun tidak semeriah percayalah kemeriahan yang ditampilkan oleh PPP, tidak semeriah partai lain juga,” imbuhnya.

Sebaliknya, Rommy menuturkan, justru terdapat kekurangan terkait protokol bagi mantan presiden dalam acara kampanye damai itu.

“Tetapi kemudian kalau persoalannya adalah protokol saya memang memberikan catatan khusus kepada persoalan ini karena apapun pak SBY sebagai ketum, bersama Ibu Mega adalah dua di antara 16 ketum parpol yang pernah menjadi presiden. Semestinya lah ada protokol yang lebih memberikan tempat kepada Pak SBY berbeda dengan kita-kita ketum parpol yang memang belum pernah jadi presiden,” ujarnya.

Terkait aksi “walk out”, Agus Harimurti Yudhoyo (AHY) mengatakan, SBY melakukan Hal itu adalah menggunakan haknya karena ada teriakan relawan Joko Widodo, Projo.

“Pak SBY menggunakan haknya juga untuk meninggalkan acara lebih dulu karena kita semua melihat bahwa banyak hal yang tidak sesuai dengan apa yang sudah dianjurkan dan juga sudah diatur oleh KPU,” kata AHY, kemarin (24/9/2019)

Termasuk, lanjut SBY, dilarang untuk menggunakan atribut-atribut partai, termasuk mengkampanyekan secara spesifik, karena itu adalah kampanye damai.

“Dan atribut itu dibagikan, disiapkan oleh KPU, yang kecil-kecil itu,” jelas SBY. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Bukan Peluru Nyasar, Tapi Peristiwa dan Niat Lain

JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Aboebakar Al Habsyi secara pribadi menilai peris…