Home CAKRAWALA Penyelesaian Israel-Palestina Tidak Bisa Diselesaikan dengan Sentimen Keagamaan

Penyelesaian Israel-Palestina Tidak Bisa Diselesaikan dengan Sentimen Keagamaan

Komentar Dinonaktifkan pada Penyelesaian Israel-Palestina Tidak Bisa Diselesaikan dengan Sentimen Keagamaan
0
68

JAKARTA, Pengamat Timur Tengah Bambang Noersena mengatakan, sekeras apa pun konflik antara Israel dan Palestina, optimis Palestina akan Merdeka.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Pengamat Timur Tengah Bambang Noersena mengatakan, masalah Israel-Palestina tidak bisa diselesaikan dengan sentimen keagamaan (theologia), jika Hal itu dilakukan tidak akan menyelesaikan masalah. Sebaliknya, konflik Israel-Palestina akan semakin berkepanjangan.

“Jika dua negara masih memperebutkan Yerusalem Timur sebagai ibukota, baik Israel dan Palestina maka tidak akan menyelesaikan masalah, apalagi dengan menggunakan sentimen keagamaan,”ujar Bambang, dalam seminar nasional bertajuk Masa Depan Perdamaian Palestina dan Pengaruhnya di Indonesia, di Aula UKRIDA, Jakarta, Jumat (21/9/2018). 

Bambang menuturkan, Yerusalem Timur adalah sejarah agama yang tidak bisa dipisahkan di antara tiga agama, baik Yahudi, Kristen dan Islam. Karena, masjid Al-Aqsa yang dianggap bersejarah bagi umat Islam. Sementara, bagi agama Yahudi  tembok ratapan sangat penting sebagai tempat suci yang kini menjadi tempat meratapnya para agama Yahudi. 

“Dalam konflik Palestina-Kristen, umat Kristen yang sangat dirugikan. Dimana situs sejarah gereja pertama umat Kristen Palestina tidak ada, dan jumlah umat Kristen Palestina sebelumnya 30 persen, kini jumlahnya hanya 7 persen,”imbuhnya.

Lebih lanjut, Bambang mengemukakan, orang Kristen di Indonesia salah kaprah dengan Palestina yang menyebutnya Filistin yang berada di Alkitab. 

“Orang Kristen salah kaprah yang menyebut Palestina itu adalah Filistin. Padahal tidak lah demikian,” ujar mantan aktivis GMKI itu. 

Salain itu, banyaknya informasi yang masuk ke Indonesia adalah versi Hammas, sebuah partai politik garis keras. “Hammas itu PKS nya Palestina, dan Fatah adalah Partai Nasionalis atau PDIP nya di Indonesia,” katanya. 

Bambang mengemukakan, alotnya masalah di Palestina karena kerasnya Palestina terhadap Israel. Akibatnya, konflik tidak terhindari, sehingga Israel membangun tembok untuk mempertahankan serangan. 

“Bayangkan kalau diganggu dan diserang terus maka terpaksa Israel berupaya keras melakukan pendudukan terhadap Palestina. Namun, sekeras apa pun yang terjadi pasti akan terjadi Kemerdekaan bagi bangsa Palestina,”ujar Pimpinan Kristen Sirya di Indonesia itu. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Berencana Pindahkan Kedubes ke Yerusalem, Bamsoet Kecam Keras Australia

JAKARTA – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengecam keras pemerintah Australia yang  be…