Home CAKRAWALA Tingkatkan SDM Anggota, GMKI Diminta Perbaiki Sistem Pendidikan Kader

Tingkatkan SDM Anggota, GMKI Diminta Perbaiki Sistem Pendidikan Kader

Komentar Dinonaktifkan pada Tingkatkan SDM Anggota, GMKI Diminta Perbaiki Sistem Pendidikan Kader
0
190

BOGOR, Pendikan  dan pembentukan kader adalah suatu kebutuhan. Selain itu, perlu dibentuknya cabang-cabang diberbagai tingkat kabupaten/kota di wilayah Indonesia.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Mantan Sekretaris Cabang GMKI Bandung masa bhakti 1988-1990, Sahat HMT Sinaga mengatakan, terpilihnya Cornelis Galasninay dan David Sitorus sebagai Ketua  Umum dan Sekretaris Umum Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) masa bhakti 2018-2020 memiliki “pekerjaan rumah” yang sangat berat yang harus dilakukan Corneles-David.

“GMKI harus kembali ke Pendidikan kader, bukan banyak bermain media sosial. Tampak di arena Kongres para Anggota GMKI sangat canggung dalam persidangan, dan ada yang aneh dalam pendidikan kader kita,” ujar Sahat ketika dihubungi Celebesnews.id, Rabu (19/9/2018).

Sahat menilai, banyak hal yang pokok yang dilupakan para kader. Contohnya, managemen persidangan, etika organisasi, dan penelahan Alkitab. “jika ini tidak dibenahi maka  GMKI akan kehilangan marwahnya sebagai organisasi mahasiswa berbasis kekristenan yang lebih mengedepankan tinggi Iman, ilmu dan pengabdian.

Menurut alumni Fakultas Hukum Universitas Parahyangan itu terpilihnya Corneles-David sebagai Ketum dan Sekum GMKI karena terkonsilidasi secara internal dalam pembinaan kader. Dia  optimis Ketum dan Sekum terpilih akan mampu membawa arah gerakan GMKI lebih baik lagi.

Lebih lanjut, Sahat mengemukakan, ke depan semakin banyaknya dilakukan Pendidikan kader, yakni GMKI menggelar masa perkenalan (maper), masa bimbingan anggota (Maba) sehingga banyaknya mahasiswa masuk GMKI.

“Pengurus PP GMKI ke depan semakin banyak membentuk cabang-cabang di tingkat kabupaten/kota yang berada di Indonesia,”ucap mantan Ketua Umum Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) itu.

Celebesnews.id – Ketua Umum demisioner Sahat Martin Philip Sinurat dalam sambutan penutupan Kongres GMKI. | Foto: Istimewa

Menurut Sahat pembentukan GMKI diberbagai wilayah kabupaten/kota adalah suatu kebutuhan. Terlebih, lanjut Sahat, jumlah perguruan tinggi pasti ada di kabupaten/kota di Indonesia. “Jadi layak GMKI ada ratusan cabang, mengingat 517 kabupaten/kota jumlah perguruan tinggi,”jelas Sahat.

Sahat mengungkapkan, di Tasikmalaya kini ada Universitas Siliwangi, dan Universitas Singa Perbangsa Krawang. “Untuk menjangkau kampus-kampus maka sewajarnya dibentuk cabang-cabang di tingkat kabupaten/kota. Dan juga di tiap cabang untuk menyolidkan para kader dibentuk komisariat,” papar Sahat.

Diketahui, Corneles akhirnya terpilih menjabat Ketum  GMKI masa bhakti 2018-2020, menggantikan Sahat Martin Philip Sinurat di Kongres XXXVI GMKI Jakarta-Bogor, Green Forest Hotel, Bogor, Rabu (19/9/2018).

Corneles terpilih menjabat Ketum PP GMKI setelah meraih 50 suara cabang GMKI, disusul Sumartono (20), Alan Christian Singkali (13), Ruben Franky Darwin Oratmangun (3).

Sebelumnya, Corneles menjabat Ketua Bidang Organisasi masa bhakti 2016-2018. Pengalamannya menjabat Ketua Cabang GMKI Makassar memuluskan Corneles dipercaya untuk menempati posisi Ketum GMKI.

Molornya kongres disebabkan tarik menarik kepentingan untuk menempati posisi jabatan Ketum. Alotnya kriteria akhirnya berbagai cabang mendapuk Corneles untuk menjalankan roda organusasi selama dua tahun ke depan.

Sementara, pada pemilihan  Sekretaris Umum PP GMKI, David Sitorus dari cabang Bandung terpilih menjabat Sekretaris Umum dengan perolehan suara sebanyak 69 cabang GMKI, mengalahkan Jumady Sinaga dari GMKi Bengkulu yang hanya meraih 16 suara.

Sebelum terpilih Sekum, David  pernah menempati posisi Wakil Sekretaris Umum dan Ketua Cabang GMKI Bandung. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Berencana Pindahkan Kedubes ke Yerusalem, Bamsoet Kecam Keras Australia

JAKARTA – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengecam keras pemerintah Australia yang  be…