Home CAKRAWALA Bulog Dipaksa Impor Agar Tak Bisa Serap Beras Petani

Bulog Dipaksa Impor Agar Tak Bisa Serap Beras Petani

Komentar Dinonaktifkan pada Bulog Dipaksa Impor Agar Tak Bisa Serap Beras Petani
0
72

JAKARTA – Mantan Ka Bulog Rizal Ramli membaca adanya rencana jahat mafia pangan kita, dengan cara memaksa Perum Bulog untuk mengimpor beras jutaan ton. Menurut Rizal rencana jahat tersebut, berkaitan dengan kapasitas gudang Bulog yang terbatas.

CELEBES NEWSBerita Terbaru“Kita tahu kapasitas gudang Perum Bulog itu kan terbatas. Dengan stok beras yang kini hampir 2,4 juta ton saja, Perum Bulog sudah kesulitan menyimpannya. Selain itu juga sampai harus menyewa gudang, termasuk gudang TNI AU. Bila nanti Bulog jadi mengimpor 1 juta ton saja, maka makin sulit untuk menyimpannya. Bila impor dekat atau pas panen, maka membuat Perum Bulog makin sulit bahkan tak bisa menyerap beras petani. Mau nyimpan dimana ?,” kata Rizal saat menjadi pembicara diskusi bertema “Polemik Impor Beras” di Pressroom Komplek Parlemen Senayan, Kamis (20/9/2018)  sore.

Menurut Rizal ‘permainan’ impor beras berhasil dihentikan saat dirinya menjabat Ka Bulog. Hal ini karena dia bersama jajarannya aktif memantau sok dan pergerakan harga beras di berbagai pasar beras di kota-kota besar di Indonesia.

“Caranya nggak susah-susah amat kok. Kita serius pantau stok dan pergerakan harga beras di pasar induk beras kota-kota besar. Begitu harga naik kita pantau stok nya bagaimana. Lalu kita putuskan gelontorkan beras ke daerah yang harganya naik. Pedagang yang mau mainin harga nggak kuat bertahan lama, dan harga kembali normal lagi. Dan ternyata harga naik itu nggak kompak di seluruh Indonesia, jadi bisa kita stabilkan dengan operasi pasar Perum Bulog. Yang bahaya itu kalau kita tahu tapi membiarkan, sehingga mafia bisa masuk. Dan perlu saya tegaskan bahwa selama saya menjabat Ka Bulog, tidak ada impor beras,” jelas pria berkacamata tersebut.

Menurut pria asal Padang tersebut, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita tidak bisa dibiarkan “pethentengan” bertindak semaunya, dengan memaksakan impor, yang mana hal itu merugikan rakyat dalam hal ini petani, sekaligus merugikan Perum Bulog.

“Memaksakan impor, jelas bisa merugikan petani dan juga merugikan Perum Bulog. Menurut saya Enggar tidak bisa terus dibiarkan. Juga dia jangan nggak peduli gimana Perum Bulog menyimpan berasnya. Itu kan seenaknya sendiri. Presiden Jokowi harus mengganti Enggar. Dan Presiden Jokowi harus buktikan janjinya memberantas mafia pangan. Ini sekaligus juga membantah tudingan bahwa para mafia menempel ke penguasa,” kata dia. [Celebesnews.id]

Penulis : Hartono

Comments are closed.

Check Also

Prabowo Siap Jemput Habib  Rizieq dari Arab Saudi

JAKARTA, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menegaskan wacana penjemputan Habib Ri…