Home CAKRAWALA Dana Pendamping OK OCE Rp 3,9 Miliar Dicoret, Ini Kata Gubernur Anies

Dana Pendamping OK OCE Rp 3,9 Miliar Dicoret, Ini Kata Gubernur Anies

Komentar Dinonaktifkan pada Dana Pendamping OK OCE Rp 3,9 Miliar Dicoret, Ini Kata Gubernur Anies
0
87

JAKARTA, “Ini adalah gerakan, nature-nya dari rakyat, oleh rakyat. Negara fasilitator aja,” jelas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, dicoretnya usulan  anggaran Rp 3,9 miliar oleh DPRD DKI Jakarta untuk sertifikasi pendamping OK OCE tidak akan mengganggu pelaksana program kerja OK OCE.

“Nggak terganggu, ini kan gerakan,” kata Anies di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (19/9/2018).

Dia mengungkapkan, pelaksanaan OK OCE banyak yang digerakkan oleh warga. Karena itu, Anies yakin gerakan tersebut akan terus berjalan meski tanpa didukung APBD.

“Ini adalah gerakan, nature-nya dari rakyat, oleh rakyat. Negara fasilitator aja,” jelas Anies.

Sebelumnya, Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta menolak usul anggaran Rp 3,9 miliar untuk pelatihan dan uji kompetensi pendamping OK OCE. Anggota Banggar dari Fraksi NasDem Bestari Barus menolak kegiatan itu karena tidak ada dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2018.

“Yang jelas APBD penetapan yang menjadi acuan kita. Kalau ini kan tambah kegiatan baru. Sudah berapa ratus item kita drop karena judul baru? Kenapa ini harus istimewa?” ujar Bestari dalam rapat pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) 2018 di gedung DPRD DKI Jakarta, Jakpus, Senin (17/9/2018) lalu.

Menurut Bestari, kegiatan tersebut tidak bisa dianggarkan karena tak sesuai dalam RKPD. Kegiatan lainnya yang tak masuk dalam RKPD di SKPD lain pun ikut dicoret.

Terkait dicoretnya anggaran sertifikasi pendamping OK OCE, Wakil Ketua Banggar dari Fraksi Gerindra M Taufik menyoroti perencanaan anggaran Kepala Dinas UMKM dan Perdagangan DKI Jakarta Irwandi yang tidak baik. Taufik mengatakan, seharusnya anggaran sertifikasi pendamping OK OCE diajukan sejak pembahasan APBD 2018 dan dimasukkan dalam rencana kerja daerah.

Taufik menuturkan, masalahnya ada diproses penganggaran. “Kita mau konsisten ketika di anggaran penetapan nol, rasanya berat sekarang ada program baru,”tambah Taufik. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Prabowo Siap Jemput Habib  Rizieq dari Arab Saudi

JAKARTA, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menegaskan wacana penjemputan Habib Ri…