Home CAKRAWALA Buwas Bantah Kabar Bulog Kekurangan Beras

Buwas Bantah Kabar Bulog Kekurangan Beras

Komentar Dinonaktifkan pada Buwas Bantah Kabar Bulog Kekurangan Beras
0
90

JAKARTA – Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso membantah kabar yang menyebutkan bahwa pihaknya kekurangan stok beras. Yang mana kekurangan tersebut ditunjukkan dengan beberapa gudang beras Bulog yang saat ini kosong.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, “Gudang kosong berasnya itu bukan berarti stok beras Bulog kurang. Harus jelas dong melihatnya. Gudang yang kosong tidak ada berasnya itu karena memang rusak, bocor, kena banjir. Ya nggak bisa buat menyimpan beras. Jadi tidak ada itu Bulog kekurangan stok beras. Jangan coba cari-cari kesalahan saya,” kata pria yang akrab dipanggil Buwas tersebut, dalam konferensi pers di Kantor Pusat Perum Bulog, Jalan Gatot Subroto, Rabu (19/9/2018) siang.

Menurut dia, beras dari gudang yang rusak tersebut, sudah disimpan di gudang yang lain. Namun tetap dipisahkan dengan beras yang lain. Hal tersebut untuk memudahkan penanganannya.

“Ya istilahnya jangan sampai beras yang dari gudang rusak tadi menulari beras yang lainnya. Dipisahkan ini kan demi menjaga kualitas,” kata mantan Kabareskrim Polri tersebut.

Hingga saat ini stok beras Bulog sebanyak 2,37 juta ton. Dari jumlah tersebut Perum Bulog telah menggelontorkan 346 ribu ton melalui Operasi Pasar di berbagai wilayah Indonesia. Operasi Pasar tersebut dilakukan untuk menstabilkan harga. Berbicara tentang stok beras, Buwas mengatakan bahwa sejauh ini Perum Bulog telah menyerap beras dari Dalam Negeri sebanyak 1,4 juta ton. Yang mana jumlah tersebut adalah, 52,2 persen dari target yaitu 2,72 juta ton pada akhir tahun 2018 ini.

Dia menambahkan bahwa stok tersebut akan ditambah lagi dengan sisa beras impor yang akan masuk sebanyak 400 ribu ton. Masuknya beras 400 ribu ton tersebut, tidak bisa ditolak, karena impor beras merupakan penugasan pemerintah yang dilakukan Direksi Perum Bulog sebelumnya, dan sudah dibayar.

“Ya saya sebagai Dirut baru nggak bisa nolak. Masuknya beras impor 400 ribu ton itu kan bagian dari impor 1,8 juta ton yang dilakukan Direksi yang lama. Dan sudah dibayar pula. Maka dengan stok beras yang berlimpah, sampai Perum Bulog harus menyewa gudang TNI AU, jadi kondisinya nggak perlu impor. Saya tidak mau berpolemik impor atau tidak, tapi saya berpegang pedoman pada hasil analisa tim perberasan. Mereka orang-orang yang kompeten, dan sudah mengkaji bahwa tidak perlu impor,” [Celebesnews.id]

Penulis : Hartono

Comments are closed.

Check Also

Prabowo Siap Jemput Habib  Rizieq dari Arab Saudi

JAKARTA, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menegaskan wacana penjemputan Habib Ri…