Home CAKRAWALA Gerindra-PKS Rebutan Kursi Wagub DKI, PDIP Minta Segera Rembuk

Gerindra-PKS Rebutan Kursi Wagub DKI, PDIP Minta Segera Rembuk

Komentar Dinonaktifkan pada Gerindra-PKS Rebutan Kursi Wagub DKI, PDIP Minta Segera Rembuk
0
66

JAKARTA, “Kalau ada kata kesepakatan, jadi persepsinya ada deal-deal. Kita patuh aturan aja, Gerindra akan serahkan satu nama, PKS harus satu nama juga. Voting di DPRD. Fraksi-fraksi lain ikut interaksi,” jelas Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Syarif.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Pengganti Sandiaga Salahuddin Uno, sebagai wakil gubernur DKI Jakarta sampai saat ini Partai Gerindra-PKS belum ada titik temu. Bahkan, kedua partai itu ngotot posisi kursi jabatan nomor dua di DKI Jakarta.

Melihat tidak ada titik temu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meminta PKS-Gerindra segera berembuk.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Syarif menyebut tak ada kesepakatan antara partainya dengan PKS soal Wagub DKI pengganti Sandiaga. Sehingga tiap partai harus mengajukan kandidat untuk dibawa ke DPRD DKI.

“Kalau ada kata kesepakatan, jadi persepsinya ada deal-deal. Kita patuh aturan aja, Gerindra akan serahkan satu nama, PKS harus satu nama juga. Voting di DPRD. Fraksi-fraksi lain ikut interaksi,” jelas Anggota DPRD itu.

Dia memastikan pihaknya sudah bulat tetap mengajukan Ketua Gerindra DKI M Taufik. Rencananya, hasil pleno itu akan dibawa ke dalam rapat pimpinan daerah sebagai keputusan resmi.

Terkait pengganti Sandiaga, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Gembong Warsono mengatakan, selayaknya Gerindra-PKS sebagai partai pengusung Anies Baswedan-Sandiaga Uno duduk bersama untuk menentukan pengganti Sandi

“Ya seharusnya mereka duduk bareng duduk bareng kemudian mengusulkan pada gubernur dua nama. Disampaikan pada gubernur, gubernur sampaikan pada DPRD,” kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono saat dihubungi, Senin (17/9/2018).

Diakui, pengajuan nama untuk wakil gubernur merupakan hak prerogatif partai pengusung. Selanjutnya, nama Wagub DKI akan disampaikan Gubernur DKI Anies Baswedan ke DPRD DKI.

“Ini masih ranahnya dua partai pengusung. Prinspipnya gubernur menyampaikan pada DPRD dua nama yang diusulkan partai pengusung. Proses untuk jadi dua nama itu jadi kewenangannya bertiga. Gubernur dan partai pengusung. Karena yang menyampaikan gubernur,” ujarnya.

Menurut Gembong, satu bulan kosongnya kursi Wagub DKI masih belum terlalu lama. Sebab, SK pemberhentian dari Presiden juga belum rampung. Sehingga, menurutnya, masih ada waktu Gerindra-PKS untuk menyepakati dua nama pengganti Sandiaga.

“Masih ada waktu untuk mereka melakukan kordinasi intensif untuk menyepakati dua nama ke gubernur, kemudian gubernur sampaikan ke DPRD,” ujar Gembong. [Celebesnews.id]

Penulis:Ralian

Comments are closed.

Check Also

Bukan Peluru Nyasar, Tapi Peristiwa dan Niat Lain

JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Aboebakar Al Habsyi secara pribadi menilai peris…