Home CAKRAWALA Ditolak di Batam, Ratna: Ini Politik Banget

Ditolak di Batam, Ratna: Ini Politik Banget

Komentar Dinonaktifkan pada Ditolak di Batam, Ratna: Ini Politik Banget
0
68

BATAM, Massa mengatasnamakan diri sebagai Barisan Cinta Damai Kota Batam dengan menggelar spanduk bertuliskan penolakan atas kehadiran Ratna Sarumpaet. Penolakan terhadap dirinya sangat berbau politik.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Ratna Sarumpaet, salah satu penggerak Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) menuding penolakan sejumlah massa kehadirannya di Batam terkait dengan politik.

Seperti diketahui, Ratna tiba di Batam, Minggu (16/9/2018) untuk menghadiri acara silaturahmi dan diskusi GSI, di Gedung Aula Pusat Informasi Haji (PIH), Batam.

Ratna tiba di Bandara Hang Nadim sekitar pukul 13.30 WIB menggunakan maskapai Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 032.

Kehadiran Ratna ini pun disambut massa yang mengatasnamakan diri sebagai Barisan Cinta Damai Kota Batam dengan menggelar spanduk bertuliskan penolakan atas kehadiran Ratna. Mereka menggelar aksi itu di sepanjang jalan sekitar area Bandara Hang Nadim, Batam.

Bahkan dari aksi ini, Ratna sempat tertahan di Bandara selam 3 jam hingga akhirnya dirinya terpaksa terbang ke Jakarta sekitar pukul 16.30 WIB menggunakan maskapai Garuda.

Polisi pun tampak berjaga di lokasi. Saat Ratna tiba di bandara, pihak kepolisian menyarankan Ratna tidak keluar dari area ruang tunggu bandara karena adanya aksi tersebut.

“Saya hanya ingin lakukan konsolidasi dengan GSI di Batam, tidak ada yang lain,” tegas Ratna.

Ratna berpendapat, agenda dirinya ke Batam dalam rangka roadshow GSI keempat yang merupakan bentuk konsolidasi dengan sejumlah pengurus GSI yang ada di Batam. Dia mengaku hal itu dilakukan tidak hanya ke Batam, selanjutnya kegiatan ini dilanjutkan ke beberapa daerah lainnya yang ada di seluruh Indonesia.

“Makanya saya heran, kenapa saya ditolak. Padahal saya tidak ada ngapa-ngapain, jujur saya jadi bingung dengan semua kejadian hari ini di Batam,” jelasnya.

Ratna menyatakan kehadirannya tak terkait dengan Pilpres 2019, karena itu harusnya tak ada larangan bagi warga negara untuk datang ke satu tempat hanya untuk bicara.

“Ini politik banget. Nggak usahlah kita terlalu percaya, aku paling nggak suka dengan asumsi-asumsi begitu. Itu pelecehan terhadap tingkat berpikir rakyat. Saya nggak ngerti itu. Bukan apa yang ingin saya sampaikan. Anda tanyakan sama orang kenapa kalian tolak dia,” ucap Ratna.

Ratna menuturkan, dia datang ke Batam membicarakan masalah Pancasila. Menurutnya, Di Indonesia tidak boleh  orang boleh dilarang masuk ke satu tempat hanya karena mau bicara hadap.

Melihat arus penolakan tersebut, Ratna  kemudian meninggalkan Batam untuk kembali ke Jakarta sekitar pukul 15.30 WIB. Sementara, massa yang sempat menolak Ratna mulai membubarkan diri setelah tahu Ratna balik kanan menuju jakarta.

Sementara itu General Manager Umum Badan Usaha Bandara Udara (BUBU) Hang Nadim Suwarso membenarkan atas kepulangan Ratna Sarumpaet ke Jakarta sekitar pukul 16.30 WIB, Minggu (16/9/2018).

“Benar, Ratna Sarumpaet sudah balik ke Jakarta menggunakan maskapai Garuda 063 sekitar pukul 16.30 WIB, Minggu (16/9/2018) sore tadi,” kata Suwarso.

Meski terjadi aksi demo terhadap penolakan Ratna Sarumpaet, Suwarso mengaku aktivitas bandara Hang Nadim tetap berjalan aman dan lancar. “Tidak ada kendala, bahkan delaypun tidak ada. Berjalan normal lah seperti biasa meski ada aksi demo penolakan di depan pintu bandara Hang Nadim,” ujar Suwarso. [Celebesnews.id]

Penulis:Ralian

Comments are closed.

Check Also

Tersangka Dana Korupsi Subsidi Penerbangan Pemkab Talaud Akhirnya Berhasil Ditangkap KPK

JAKARTA, Menjadi DPO sejak tahun 2014, M Rusli, yang juga Direktur Utama PT Aero Support I…