Home CAKRAWALA Koalisi Prabowo-Sandiaga Tantang Jokowi-Ma’ruf Debat Capres/Cawapres Pakai Bahasia Inggris, PDIP: Tidak Nasionalis

Koalisi Prabowo-Sandiaga Tantang Jokowi-Ma’ruf Debat Capres/Cawapres Pakai Bahasia Inggris, PDIP: Tidak Nasionalis

Komentar Dinonaktifkan pada Koalisi Prabowo-Sandiaga Tantang Jokowi-Ma’ruf Debat Capres/Cawapres Pakai Bahasia Inggris, PDIP: Tidak Nasionalis
0
77

JAKARTA, “Seluruh tim kampanye seharusnya menempatkan rasa cinta tanah air, kebanggaan terhadap jati diri dan kebudayaan bangsa, serta sejarah kemerdekaan bangsa sebagai hal prinsip yang tidak boleh dikalahkan hanya oleh ambisi kekuasaaan,” ujar Sekjen PDIP  Hasto Kristiyanto.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mempertanyakan nasionalisme koalisi Prabowo-Sandiaga, yang mengusulkan debat capres dan cawapres Pilpres 2019 menggunakan bahasa Inggris.

Menurut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, seharusnya nasionalisme dijadikan sebagai prinsip dari tim kampanye. Selain itu, ambisi kekuasaan harus dikesampingkan.

“Seluruh tim kampanye seharusnya menempatkan rasa cinta tanah air, kebanggaan terhadap jati diri dan kebudayaan bangsa, serta sejarah kemerdekaan bangsa sebagai hal prinsip yang tidak boleh dikalahkan hanya oleh ambisi kekuasaaan,” ujar Hasto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/9/2018).

Hasto mengemukakan, usulan debat capres menggunakan bahasa Inggris tak sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda dan kebangkitan nasional. Padahal, semangat tersebut yang selama ini menyatukan persatuan bangsa.

“Usulan tim kampanye Prabowo-Sandi tersebut kontraproduktif dengan semangat Sumpah Pemuda” imbuhnya.

“Bagaimana mungkin semangat menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia, kini direduksi sebagai sekedar keterampilan berbahasa asing?” terang Hasto.

Hasto pun menuding ada motif lain di balik usul tersebut. Salah satunya untuk mengalihkan isu ada konsultan asing di belakang tim kampanye Prabowo-Sandiaga.

“Apakah ini karena isu yang beredar bahwa Tim Kampanye Prabowo-Sandi diback-up oleh konsultan asing?” ujarnya.

Lebih lanjut, dia juga menjelaskan bahwa debat capres merupakan bagian dari kegiatan kenegaraan, dan diwajibkan menggunakan bahasa Indonesia.

“Jadi usulan ini jelas melanggar Undang-undang No 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan. Jadi kita mempertanyakan usul yang jelas jauh dari memperkuat semangat kebangsaan di tengah era globalisasi saat ini,” kata Hasto.

Sebelumnya, Ketua DPP PAN Yandri Susanto mengatakan koalisi Prabowo-Sandiaga mengusulkan format debat capres dan cawapres Pilpres 2019 menggunakan bahasa Inggris. Menurutnya, usulan itu bisa menjadi pertimbangan KPU.

Mengenai usulan koalisi Prabowo-Sandiaga, membuat koalisi Jokowi-Ma’ruf pun menanggapi usulan itu. Pihak Joko Widodo-Ma’ruf Amin mengusulkan debat tidak hanya menggunakan bahasa Inggris, tapi juga memakai bahasa Arab dan baca Alquran. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Jokowi-Ma’ruf Amin Sambangi Relawan dan Partai Koalisi Tanpa Pidato

JAKARTA, Setelah menyambangi relawan Jokowi-Ma’ruf Amin dan Partai Koalisi. Tanpa Pi…