Home CAKRAWALA Maruarar Sirait: PDIP Tidak Pernah Mengajarkan Kami ‘Bermain Dua Kaki’

Maruarar Sirait: PDIP Tidak Pernah Mengajarkan Kami ‘Bermain Dua Kaki’

Komentar Dinonaktifkan pada Maruarar Sirait: PDIP Tidak Pernah Mengajarkan Kami ‘Bermain Dua Kaki’
0
103

JAKARTA, “Menurut saya Demokrat tentu punya kekhasan sendiri yang kita harus hormati, tapi itu tak mungkin terjadi di partai kami, kami tak diajarkan seperti itu,” kata Politikus Maruarar Sirait.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Maruarar Sirait mengatakan, PDIP lebih solid ketimbang Partai Demokrat dalam menentukan sikap politik untuk mendukung pasangan capres-cawapres pada kontestasi Pilpres 2019 mendatang.

lanjut Maruarar, seluruh pengurus PDIP dari pusat hingga daerah secara otomatis menjalankan apa yang sudah diputuskan di internal partai. Berbeda dengan Demokrat.

“Menurut saya Demokrat tentu punya kekhasan sendiri yang kita harus hormati, tapi itu tak mungkin terjadi di partai kami, kami tak diajarkan seperti itu,” kata Maruarar, dalam diskusi bertajuk “Isu Dua Kaki Demokrat Ganggu Parpol Koalisi?”, di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Hal itu menanggapi sikap sejumlah pengurus Partai Demokrat yang tidak sejalan dengan pengurus pusat soal dukungan pasangan capres-cawapres di Pilpres 2019. Meski DPP Demokrat mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, ada sejumlah pengurus daerah mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Kita boleh berbeda tetapi setelah diputuskan selesai, siapa calon gubernur Jawa Timur, ada dinamika, siapa Calon Gubernur Jawa Barat tetapi setelah diputuskan selesai,”ujar Ketua Umum DPP Taruma Merah Putih (TMP) itu.

Ara, sapaan Maruarar menuturkan, ketika Cawapres yang akan mendampingi Jokowi di Pilpres 2019 maka seluruh kader partai harus mendukung apa yang telah diputuskan.

“Saya pribadi secara terbuka mendukung bapak Mahfud MD untuk menjadi Cawapresnya bapak Jokowi, tetapi setelah partai saya memutuskan saya akan loyal dan saya bekerja untuk Pak Jokowi dan Pak Kyai Haji Ma’ruf Amin,” tegas Ara.

Menurutnya, dalam proses boleh berbeda. Pasalnya, Megawati selaku Ketua Umum DPP PDIP sangat demokratis untuk bisa memberikan ruang-ruang tersebut, tetapi begitu sudah diputuskan maka seluruh kader harus menjalankan. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Tersangka Dana Korupsi Subsidi Penerbangan Pemkab Talaud Akhirnya Berhasil Ditangkap KPK

JAKARTA, Menjadi DPO sejak tahun 2014, M Rusli, yang juga Direktur Utama PT Aero Support I…