Home CAKRAWALA Hanya 20 Persen Kader Demokrat yang Memilih Jokowi

Hanya 20 Persen Kader Demokrat yang Memilih Jokowi

Komentar Dinonaktifkan pada Hanya 20 Persen Kader Demokrat yang Memilih Jokowi
0
53

JAKARTA – Sebagai bentuk penghargaan terhadap pendapat para kadernya, Partai Demokrat menggelar survei internal dengan tujuan untuk mengetahui para kadernya di 34 Provinsi tersebut akan memilih Joko Widodo atau Prabowo Subianto. Menurut Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarif Hasan, hasil survei internal tersebut menunjukkan bahwa mayoritas kader Demokrat, memilih Prabowo.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, “Jadi mayoritas kader kita di 34 Provinsi itu memilih Prabowo. Kader kita 80 persen memilih Prabowo, dan hanya 20 persen yang memilih Jokowi. Ini faktanya, dan kami tidak pernah melakukan pengkondisian atau rekayasa sebelumnya,” kata Syarif dalam diskusi “Dialektika Demokrasi” di Pressroom Komplek Parlemen Senayan, Kamis (13/9/2018)  siang.

Menurut dia, adalah berlebihan bila Demokrat dituding bermain dua kaki dalam menghadapi Pilpres 2019 mendatang, yang mana Pilpres dan Pileg dilaksanakan bersamaan. Hal ini karena Demokrat tetap solid untuk mengusung pasangan Prabowo-Sandi.

“Kami tetap solid kok mendukung Prabowo-Sandi, jadi berlebihan kalau dinilai main dua kaki. Adanya 20 persen kader yang menyatakan memilih Jokowi itu memang fakta, dan mereka menyatakannya sebelum kami memutuskan mendukung Prabowo-Sandi. Kami juga tidak bisa semena-mena memecat mereka. Dengan fakta bahwa mayoritas kader mendukung Prabowo-Sandi, ya dukungan kita ke Prabowo-Sandi. Karena harus survei internal dulu, maka kita merapatnya ke koalisi pendukung Prabowo-Sandi paling belakangan. Dan baru 10 Agustus diumumkan,” kata dia.

Syarif juga menilai apa yang terjadi di Demokrat juga sangat mungkin terjadi di partai-partai lain. Namun belum ada yang terbuka mengakui saja, sehingga tidak jadi sorotan media. [Celebesnews.id]

Penulis : Hartono

Comments are closed.

Check Also

Presiden Ingatkan Agar Rivalitas Tak Bersifat Destruktif

JAKARTA, Saat memberikan orasi ilmiah dalam Sidang Terbuka Senat Universitas Kristen Indon…