Home CAKRAWALA Dikritik Ridwan Kamil, Sandi Berencana Minta Maaf

Dikritik Ridwan Kamil, Sandi Berencana Minta Maaf

Komentar Dinonaktifkan pada Dikritik Ridwan Kamil, Sandi Berencana Minta Maaf
0
123

BANDUNG, Bacawapres Sandiaga Uno mengklarifikasi pernyataannya. Bukan ditujukan kepada semua kepala daerah, tapi kepala daerah pendukung Prabowo Subianto.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Pernyataan bakal calon wakil presiden (Bacawapres) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengakibatkan polemik dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Akibat pernyataan itu, membuat Sandiaga ingin bertemu dengan Emil, panggilan Ridwan Kamil. Namun, keduanya tidak bisa bertemu karena kesibukan masing-masing.

Sandi ingin untuk menjelaskan pernyataannya terkait kepala daerah yang tidak boleh terlibat dalam dukungan Capres.

“Saya sih sebetulnya ingin bertemu, tapi beliau masih sibuk baru bertugas,” ujar Sandi saat melakukan kunjungan persahabatan di Kabupaten Bandung Barat, Kamis (13/9/2018).

Menurutnya, pernyataan kepala daerah tidak boleh ikut dalam pusaran Pilpres bukan ditujukan bagi seluruh kepala daerah, namun hanya bagi yang masuk dalam koalisi Prabowo-Sandiaga Uno.

Sandi pun meminta maaf apabila pernyataannya telah menyinggung mantan Wali Kota Bandung itu. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu pun akan mengupayakan untuk bisa bertemu Emil dalam waktu dekat.

“Nanti saya minta waktu sama beliau,” kata dia.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil  meminta Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno pasangan Prabowo Subianto untuk berkaca diri sebelum mengkritik kepala daerah yang mendukung calon presiden.

Hal itu dikemukakan Emil terkait lontaran pernyataan Sandiaga yang menyarankan kepala daerah khususnya gubernur fokus mengurusi daerahnya daripada Pilpres.

“Pak Sandiaga Uno yang terhormat, tolong sebelum memberikan statement berkaca kepada pengalaman pribadi,” kata pria yang akrab disapa Emil, di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (12/9/2018).

Kang Emil mengingatkan Sandiaga saat Pilgub Jabar beberapa waktu lalu. Saat Sandiaga menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, ia juga ikut turun mengkampanyekan beberapa kandidat peserta Pilgub yang diusung oleh partai koalisi pengusungnya saat ini.

“Pada (Pilgub) 2018 dia datang ke Jateng menjadi jurkam (juru kampanye) Sudirman Said, datang ke Priangan (Jabar) jadi jurkam pasangan Asyik (Sudrajat-Ahmad Syaikhu). Beliau kapasitas wakil gubernur dalam kapasitas wakil publik,” kata dia.

Emil menegaskan, tidak masalah bila ada seorang gubernur yang mendukung salah satu pasangan calon di Pilpres 2019. Tapi yang penting tidak melanggar aturan.

“Jadi yang penting enggak melanggar aturan, kemudian jangan bawa nama institusi dan Jabar. Tolong melihat pada pengalaman pribadi,” ujarnya.

Dia menegaskan akan mendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 mendatang. Tapi sejauh ini belum ada kepastian secara teknis dia akan berperan sebagai apa di tim pemenangan pasangan tersebut. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Viral Anak Pakai Baju Pramuka Kampanyekan Ganti Presiden, Moeldoko: Ada yang Mengkondisikan

JAKARTA,  Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Budi Waseso memastikan anak sekolah yang berteriak…