Home CAKRAWALA PKS Kritik Istilah ‘Main Dua Kaki’ Tidak Tepat Dilontarkan Partai Demokrat

PKS Kritik Istilah ‘Main Dua Kaki’ Tidak Tepat Dilontarkan Partai Demokrat

Komentar Dinonaktifkan pada PKS Kritik Istilah ‘Main Dua Kaki’ Tidak Tepat Dilontarkan Partai Demokrat
0
74

JAKARTA, Ketua DPP PKS Mardani mengatakan, istilah dua kaki tidak tepat itu dilontarkan. Karena, setiap partai punya strategi yang sesuai dengan kondisi partai masing-masing.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) Mardani Ali Sera mengaku dapat memahami sikap Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang membebaskan kadernya menentukan sikap di Pemilu 2019.

Menurut Mardani, setiap partai memiliki strategi. Namun, lanjut Mardani, istilah ‘dua kaki’ tidak sepantasnya menjadi sebutan untuk Demokrat karena Mardani yakin partai besutan SBY itu solid mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 nanti.

“Dipahami, karena memang pemilu 2019 adalah serentak pileg dan pilpres,”  Mardani, saat dihubungi, Selasa (11/9/2018).

Namun, Mardani mengatakan, istilah dua kaki tidak tepat itu dilontarkan. Diakui, setiap partai punya strategi yang sesuai dengan kondisi partai masing-masing.

Sebelumnya, Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief mengakui isu mereka bermain dua kaki ramai diperbincangkan publik. Andi mengatakan, ‘dua kaki’ merupakan perintah Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Lanjut Andi, maksud ‘dua kaki’ yang diperintahkan SBY jangan disalah tafsirkan. Menurutrnya, PD harus memijakkan kaki mereka di Pilpres dan Pileg 2019.

Andi menegaskan, PD satu kaki di pileg, satu kaki di pilpres.

Justru Andi menanyakan, jika partai politik setengah-setengah pada Pemilu 2019. Persoalan pileg dan pilpres yang digelar serentak mesti disikapi dengan strategi agar tak kehilangan suara.

“Justru yang main satu kaki itu yang aneh dalam pemilu berbarengan. Ujung tombak pileg adalah caleg, ujung tombak pilpres adalah pengurus pusat,” tandas eks politis Partai Rakyat Demokratik (PRD) itu. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Gereja Disegel di Jambi, GMKI Desak Mendagri dan Kapolri Bertanggungjawab

JAKARTA, GMKI mendesak Kementerian Dalam Negeri jangan membiarkan Peraturan Daerah atau pu…