Home CAKRAWALA Demokrat Dituding ‘Main Dua Kaki’, Sandiaga Pastikan SBY-Prabowo akan Bertemu

Demokrat Dituding ‘Main Dua Kaki’, Sandiaga Pastikan SBY-Prabowo akan Bertemu

Komentar Dinonaktifkan pada Demokrat Dituding ‘Main Dua Kaki’, Sandiaga Pastikan SBY-Prabowo akan Bertemu
0
100

JAKARTA, “Dalam beberapa hari ini Insya Allah, akan diatur waktunya. Kami menunggu dari Pak SBY dan dari Partai Demokrat,” kata Bacawapres Sandiaga Uno.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno mengatakan, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan bertemu pekan ini.

Namun, Sandiaga menampik pertemuan itu untuk mengklarifikasi soal Partai Demokrat yang diduga ‘bermain dua kaki’ di pemilihan presiden.

“Dalam beberapa hari ini Insya Allah, akan diatur waktunya. Kami menunggu dari Pak SBY dan dari Partai Demokrat,” kata Sandiaga, di kawasan Ancol, Jakarta, Selasa (11/9/2018).

Ia menambahkan, agenda pertemuan tersebut di antaranya memberikan ucapan selamat kepada Demokrat dan SBY. Lalu mereka akan berkoordinasi soal isu-isu ekonomi.

“Enggak ada (bahas dispensasi dukungan Demokrat). Kita enggak akan fokus di politik yang teknis. Lebih ke arah isu-isu strategis,” kata Sandiaga.

Ia menegaskan, pertemuan hanya akan fokus dalam isu ekonomi dan bagaimana menyejahterakan masyarakat. Sebab, ia yakin Demokrat tak bermain dua kaki. “Dua kaki kokoh di kubu Prabowo-Sandi,” kata Sandiaga.

Koalisi partai pendukung Prabowo-Sandiaga melihat Partai Demokrat (PD) ‘bermain dua kaki’. Pasalnya, sejumlah kader PD mendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Mereka Ketua DPD PD Jawa Timur, yang juga Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Ketua DPD PD Papua Lukas Enembe, Gubernur NTB Zainul Madji atau Tuan Guru Bajang dan mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Djayadi Hanan mengatakan, apa yang dilakukan Ketua kader-kader PD di daerah adalah wajar.

Dia mencontohkan, Gubernur Papua Lukas Enembe mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin karena pertimbangan elektoral. Pasalnya, jika mendukung Prabowo-Sandiaga bisa dipastikan suara PD di Papua akan merosot.

“Saya kira pilihan yang masuk akal, Demokrat dapat apa. Capres atau cawapres gak dapat. Tim pemenangan gak dapat, dijanjikan menteri itu kalau dapat,”ujar Djayadi, dalam diskusi di salah satu televisi swasta, Senin (10/9/2018) malam.

Djayadi mengatakan, dinamika lokal sangat berpengaruh, karena arus bawah di Papua lebih memilih Jokowi, sehingga Lukas yang juga Gubernur Papua tidak mau masalah elektoral berpengaruh bagi Demokrat. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Viral Anak Pakai Baju Pramuka Kampanyekan Ganti Presiden, Moeldoko: Ada yang Mengkondisikan

JAKARTA,  Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Budi Waseso memastikan anak sekolah yang berteriak…