Home CAKRAWALA Sejarawan UI Peter Kasenda Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Rumah

Sejarawan UI Peter Kasenda Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Rumah

Komentar Dinonaktifkan pada Sejarawan UI Peter Kasenda Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Rumah
0
199

PONDOKGEDE, Sejarawan Universitas Indonesia Peter Kasenda sudah tiga hari meninggal di dalam rumah. Peter meninggal disebabkan diabetes yang diidapnya bertahun-tahun.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Sejarawan Universitas Indonesia Peter Kasenda ditemukan meninggal di dalam rumahnya dalam keadaam membusuk. Diduga, jenazah Peter sudah tiga hari terbujur kaku  di dalam rumah.

Peter diketahui sudah meregang nyawa  saat ada petugas keamanan yang hendak mengantarkan paket ke rumah Peter di Perumahan Jatikramat Indah Sari Gaperi T7, Pondok Gede, Kota Bekasi.

Saat itu, petugas mencium bau busuk menyengat dari dalam rumah Peter.

Petugas tersebut lantas melapor ke Ketua RT 06/06, Hendy. Hendy pun mengajak pihak keamanan bersama warga lain untuk mengecek ke dalam.

“Saya nggak berani sendiri, karena disalahin sama kepolisian karena pintu tertutup, kunci di luar, tapi dislot dari dalam. Ya sudah dibuka paksa pake linggis,” kata Hendy di lokasi, Senin (10/9/2018).

Hendy mengatakan saat ditemukan, jasad Peter sudah dalam kondisi membusuk. Saat ini jasad Peter dibawa ke RS Polri, Kramat Jati.

Pihak kepolisian Polsek Gede mengemukakan, belum mengetahui penyebab tewasnya korban. Namun, untuk membuktikan penyebab kematian Peter dilarikan ke RS Polri untuk dilakukan autopsi. Dipastikan, Peter meninggal akibat sakit diabetes yang dialaminya bertahun-tahun.

Salah seorang kerabat Peter, Hendra mengatakan, Peter sempat mengaku mengalami asam urat. Berat badan Peter juga sudah susut.

“Saya cukup dekat dengan beliau. Waktu jaman ’90-an dan belakangan saya coba tanya, ‘Pet gimana lo?’ ‘(dijawab) tangan sakit, pegel-pegel, asam urat katanya’. Beda dengan tahun ’90, badannya besar, sekarang kecil (badannya). gulanya juga. Dia ada macam-macam penyakit yang terindikasi seperti itu,” ujar Hendra.

Peter tutup usia di umur 61 tahun. Selain sebagai penulis, Peter juga mengajar di Universitas 17 Agustus.

Sejarawan JJ Rizal juga mengatakan kabar soal meninggalnya Peter sudah beredar di grup-grup WhatsApp. Dia masih menunggu kabar dari mahasiswa sejarah yang mendatangi rumah Peter untuk memastikan kabar tersebut.

Peter sempat bekerja sama dengan Rizal dengan menulis buku di penerbit yang dipunya Rizal. Rizal mengaku komunikasi terakhirnya dengan Peter terjadi sekitar 10 hari lalu.

Rizal mengemukakan, dirinya berkomunikasi dengan Peter 10 hari lalu. Peter meminta tolong apakah royaltinya bisa dibayarkan lagi. Pasalnya, Peter butuh uang untuk menulis lagi.

“Kemudian kita kirim royalti. Tapi belum ada jawaban,”lanjut Rizal.

Rizal mengakui, kematian Peter sudah beredar dari tadi siang di grup-grup. Cuma Peter itu kan hidup seorang sendiri, tanpa istri yang mendampingi. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Viral Anak Pakai Baju Pramuka Kampanyekan Ganti Presiden, Moeldoko: Ada yang Mengkondisikan

JAKARTA,  Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Budi Waseso memastikan anak sekolah yang berteriak…