Home CAKRAWALA EKONOMI Hadapi Pelemahan Rupiah, Bank Dunia Nilai Indonesia Telah Memberikan Respon yang Baik

Hadapi Pelemahan Rupiah, Bank Dunia Nilai Indonesia Telah Memberikan Respon yang Baik

Komentar Dinonaktifkan pada Hadapi Pelemahan Rupiah, Bank Dunia Nilai Indonesia Telah Memberikan Respon yang Baik
0
62

JAKARTA, Country Director Bank Dunia Untuk Indonesia, Rodrigo Chavez  menyebutkan gerakan pemerintah yang fokus pada dua isu yakni defisit fiskal dan defisit neraca berjalan menjadi pendekatan yang sangat baik dalam rangka mengontrol keadaan.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Country Director Bank Dunia Untuk Indonesia, Rodrigo Chavez menilai, pemerintah Indonesia telah memberikan respons yang baik dalam menghadapi pelemahan rupiah yang terjadi belakangan ini.

Rodrigo menyebutkan gerakan pemerintah yang fokus pada dua isu yakni defisit fiskal dan defisit neraca berjalan menjadi pendekatan yang sangat baik dalam rangka mengontrol keadaan.

“Fakta bahwa seluruh pemerintah mempertimbangkan dua isu ini, saya rasa mereka telah merespons dengan sangat kredibel dan dengan pendekatan yang sangat baik untuk mengontrol situasi yang mencuat,” kata Rodrigo di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Maritim, Senin (10/9/2018).

Menurutnya respons baik pemerintah juga tampak dari kerja sama yang antara kabinet dan bank sentral.

Diakui Rodrigo, bahwa kondisi sulit ini tak hanya dihadapi oleh Indonesia, tetapi di saat yang sama Indonesia juga dinilai cukup stabil karena memiliki fundamental serta fungsi respons kebijakan publik yang baik. “Bank Sentral tetap independen tetapi bukan berarti tak ada kerja sama,” tambahnya.

Lebih lanjut, menurutnya bahwa sejauh ini pihaknya masih belum mengubah prediksi terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia yakni sebesar 5,2%. “Kami masih belum mengubah proyeksi pertumbuhan ekonomi tetapi saya tidak melihat adanya pernurunan besar saat ini,” pungkasnya.

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah berakhir melemah 37 poin atau 0,25% di level Rp14.857 per dolar AS pada hari ini, Senin (10/9/2018), setelah mampu ditutup menguat 73 poin atau 0,49% di posisi 14.820 pada Jumat (7/9/2018).

Sementara itu, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara menyatakan Indonesia masih tahan banting didukung konsumsi rumah tangga dan investasi yang tetap kuat.

Lanjut Mirza, Bank Indonesia akan terus melakukan intervensi dalam pasar mata uang dan obligasi serta memperkuat respons kebijakannya untuk menstabilkan nilai tukar rupiah dan membatasi inflasi. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Wamenlu: Pemerintah Minta Dukungan Ceko atas Produk-produk Kelapa Sawit Dijual  di Eropa

JAKARTA, Sebanyak 17 juta petani kelapa sawit Indonesia bergantung pemasran produk kepala …