Home CAKRAWALA Dibujuk Jadi Timses Prabowo-Sandi, Yenny Wahid: Saya Konsultasi dengan Ibu Dulu

Dibujuk Jadi Timses Prabowo-Sandi, Yenny Wahid: Saya Konsultasi dengan Ibu Dulu

Komentar Dinonaktifkan pada Dibujuk Jadi Timses Prabowo-Sandi, Yenny Wahid: Saya Konsultasi dengan Ibu Dulu
0
229

JAKARTA, Putri kedua presiden ke-4 Abdurrahman Wahid, Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid alias Yenny Wahid masih mempertimbangkan ajakan Bacawapres Sandiaga Uno untuk menjadi Timses Prabowo-Sandiaga.

CELEBES NEWSBerita TerbaruPutri kedua presiden ke-4 Abdurrahman Wahid, Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid alias Yenny Wahid, dibujuk masuk timses pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Ajakan itu dilayangkan langsung oleh Sandiaga, yang juga bakal calon wakil Presiden (Bawacapres) pasangan Bakal Calon Presiden (Bacapres) Prabowo Subianto.

“Ini Pak Sandi tadi (ajak). Tapi nantilah kalau orang NU itu diselesaikan semuanya melalui istikharah. Tadi kan sowan-sowan saja. Tapi beliau minta saya masuk ke tim pemenangan,” kata Yenny di kediaman Gus Dur, Jalan Al Munawaroh Nomor 2, Ciganjur, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2018).

Yenny masih menimbang ajakan Sandiaga. Alasannya, dia akan berkonsultasi dengan ibunya, Sinta Nuriyah Wahid.

“Jadi ya kami pertimbangkan dulu semuanya, pada akhirnya saya akan konsultasi dengan ibunda saya, beliau mengizinkan yang mana jangan-jangan nggak dikasih izin dua-duanya. Kita kan nggak tahu juga,” ucap Yenny.

Sampai saat ini, Yenny belum menyatakan dengan tegas soal capres yang ia dukung, apakah Jokowi atau Prabowo. Ia masih mempertimbangkan ajakan yang ditawarkan kedua kubu.

“Jadi kita menerima semuanya, dan menitipkan aspirasi kita ke semua calon yang berlaga, tentunya sebisa mungkin, saya berharap izin turun dari ibunda saya nantinya, jadi kita bisa leluasa menetapkan pilihan. Karena ibunda saja sebagai pihak yang mungkin dianggap lebih netral sementara anak-anaknya bolehlah mungkin membantu salah satu calon,” jelasnya.

Yenny juga mengaku banyak tawaran masuk timses salah satu pasangan. Namun saat ini dia masih menimbang-nimbang pasangan mana yang akan dipilih untuk dibantu memenangi Pilpres 2019.

Meski demikian, Yenny berharap, kehadiran Sandiaga dapat menjaga kesejukan dalam Pilpres 2019. Menurut dia, sosok mudah adalah orang yang akan membawa aspirasi.

“Mereka adalah orang-orang yang kami titipi aspirasi. Salah satu aspirasi yang kami titipkan tentunya adalah untuk menjaga keberagaman di Indonesia, menjaga agar Pilpres nanti suhunya tetap adem-ayem, tidak ada isu SARA yang dimainkan,” ujar Yenny.

Yenny menuturkan, Sandiaga juga telah menyanggupi untuk membawa aspirasi tersebut. Karena itu, dia mengapresiasi kedatangan dan kesanggupan Sandiaga.

“Intinya keluarga sangat menghargai Pak Sandi datang ke sini, dan beliau bagi kami bukan orang baru, bukan orang asing sama sekali, kawan saya sudah lama,” kata Yenny.

Menurut dia, Sandiaga adalah sosok yang selalu terbuka. Ia menambahkan, bakal cawapres yang akan mendampingi Prabowo itu merupakan orang yang ceria dan membawa kegembiraan bagi masyarakat.

“Kami semua tadi seperti teman, bisa melihat sangat gayeng (seru), bercakap-cakap, guyon, karena Pak Sandi kan orangnya memang ceria, membawa kegembiraan dalam suasana yang beliau hadiri selalu,” kata dia.

Sementara itu, Sandiaga menilai, Gus Dur sebagai sosok perekat bangsa. Ia bahkan dititipkan pesan untuk menjaga nilai toleransi dan keberagaman bangsa oleh keluarga Gus Dur.

Sandiaga mengatakan, dari generasi ke generasi, keluarga Gus Dur selalu menjaga persatuan bangsa. Menurut dia, nilai-nilai itu akan dipegang sebagai  bakal cawapres.

“KH Hasim Asyari, KH Wahid Hasyim, KH Gus Dur, sekarang ada di Mba Yenny sebagai perekat bangsa, sebagai bapak dan ibu keberagaman kita dan terus menjaga toleransi bangsa,” tandas Sandiaga. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Peduli Korban Bencana Alam Sulteng, DPD AJO Indonesia Kepri Rela “Ngamen”

BATAM – Peduli korban bencana alam Sulawesi Tengah, Dewan Pimpinan Daerah Aliansi Jurnalis…