Home CAKRAWALA Pasca Stabilisasi Harga Beras, Bulog Tinjau Pasar Induk Cipinang

Pasca Stabilisasi Harga Beras, Bulog Tinjau Pasar Induk Cipinang

Komentar Dinonaktifkan pada Pasca Stabilisasi Harga Beras, Bulog Tinjau Pasar Induk Cipinang
0
83

JAKARTA – Pasca digelarnya kegiatan stabilisasi harga beras medium, Perum Bulog meninjau Pasar Induk Beras Cipinang Jakarta Timur. Peninjauan yang dilakukan oleh Direktur Operasional dan Pelayanan Pubik Perum Bulog, Tri Wahyudi Saleh, pada Sabtu tersebut, untuk mengetahui langsung stok beras di pasar induk.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, “Kami ini ditugaskan pemerintah melakukan operasi pasar secara masif 15 ribu ton per hari secara nasional. Tapi ternyata baru terserap 1.000 sampai 2.000 ton per hari. Ini ada apa? Maka kita harus cari tahu,” kata Tri di Pasar Beras Induk Cipinang.

Dalam konferensi pers di PT Food Station Tjipinang Jaya, Cipinang, Wahyudi menyatakan bahwa saat ini stok beras Bulog aman, dan pasokan beras di Pasar Induk Cipinang juga aman.

“Jadi stok Bulog aman, karena sudah 2,2 juta ton yang mana itu menyebar di seluruh gudang di Indonesia. Masih ada panen di Sulawesi Selatan, dan bisa terus kita serap.  Insyaallah pada akhir tahun bisa mencapai 2,6 jt ton.
Maka kita bisa aman untuk November sampai Februari,” kata Wahyudi.

Menurut dia karena harga relatif stabil, tidak melonjak, maka wajar bila beras medium Bulog yang digelontorkan tidak maksimal terserap. Dalam kesempatan yang sama Dirut PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi mengatakan, saat ini stok di Pasar Induk Beras Cipinang masih aman. Dengan stok 45 ribu ton beras, dan pasokan dari daerah antara 3000 sampai 5000 ton per hari.

“Memang beras untuk Jakarta harus dijaga. Jangan sampai Jakarta inflasi tinggi, lalu jadi mempengaruhi inflasi nasional. Tapi stok maupun pasokan dari daerah masih aman. Jadi tidak perlu operasi pasar,” kata Arief. [Celebesnews.id]

Penulis : Hartono

Comments are closed.

Check Also

Ternyata Peluru Juga Nyasar ke Ruangan Effendi Simbolon

JAKARTA – Peluru nyasar yang mengenai beberapa ruangan anggota DPR RI sampai Rabu (1…