Home CAKRAWALA Pemilihan Ketua Tim Pemenangan Cerminkan Isu Strategis dan Target

Pemilihan Ketua Tim Pemenangan Cerminkan Isu Strategis dan Target

Komentar Dinonaktifkan pada Pemilihan Ketua Tim Pemenangan Cerminkan Isu Strategis dan Target
0
96

JAKARTA – Pemilihan Erick Thohir di kubu Jokowi-Ma’ruf Amin dan Djoko Santoso di kubu Prabowo-Sandi menggambarkan dengan jelas situasi dan fenomena apa yang sedang mereka butuhkan.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, “Erick Thohir dikenal sebagai pengusaha muda yang sukses yang disiapkan untuk mengimbangi kelebihan yang dimiliki Sandiaga Uno di kubu Prabowo, dan menambal sisi lemah Ma’ruf Amin di kubu Jokowi pada segmen pemilih melenial. Jadi kubu Jokowi memang butuh Erick sebagai bagian dari strategi menggarap pemilih milenial,” kata pengamat politik yang Direktur Vox Pol Center Pangi Syarwi Chaniago dalam pernyataan persnya, Sabtu (8/9/2018) sore.

Menurut Pangi, Erick tak perlu diragukan soal penguasaan masalah ekonomi dan penetrasi terhadap pemilih milenial. Erick Thohir sosok yang cukup mudah terkoneksi dengan pemilih melenial, cukup kreatif dan confidence.

Di sisi lain, pemilihan nama Djoko Santoso di kubu Prabowo-Sandi juga menggambarkan dengan jelas akan fokus pada isu strategis bidang keamanan nasional.

“Beliau mantan panglima TNI, jenderal tempur lapangan, paham soal strategi dan peta lapangan (mapping). Namun pemilihan dua nama ini masih menyisakan titik lemah, nama Erick Thohir memang sudah malang-melintang di dunia usaha namun masih terbilang baru dalam urusan politik praktis,” kata Pangi.

Menurut dia, politik tentu punya dunia dinamika sendiri yang berbeda secara diametral dengan dunia bisnis, sehingga ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi Erick mengelola situasi ini.
Sementara itu, pemilihan nama Djoko Santoso juga punya beban tersendiri terutama di koalisi partai pendukung Prabowo-Sandi, sebab beliau merupakan Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra.

“Maka Partai Gerindra harus bisa meyakinkan partai koalisi untuk menjelaskan situasi ini, di mana semua jabatan strategis mulai dari capres, cawapres, dan ketua tim pemenangan,  semuanya disapu bersih kader Partai Gerindra. Dominasi Gerindra ini dikhawatirkan akan melemahkan loyalitas dan soliditas partai pengusung dalam memenangkan Prabowo-Sandi,” pungkas dia. [Celebesnews.id]

Penulis : Hartono

Comments are closed.

Check Also

Berencana Pindahkan Kedubes ke Yerusalem, Bamsoet Kecam Keras Australia

JAKARTA – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengecam keras pemerintah Australia yang  be…