Home CAKRAWALA Pelemahan Rupiah Faktor Eksternal Yang Bertubi-Tubi

Pelemahan Rupiah Faktor Eksternal Yang Bertubi-Tubi

Komentar Dinonaktifkan pada Pelemahan Rupiah Faktor Eksternal Yang Bertubi-Tubi
0
160

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa melemahnya Rupiah akhir-akhir ini, akibat akumulasi sejumlah faktor eksternal yang datang bertubi-tubi.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, “Ini adalah faktor eksternal yang bertubi-tubi. Baik yang berkaitan dengan kenaikan suku bunga di Amerika, yang berhubungan dengan perang dagang AS – China, maupun yang berkaitan dengan krisis di Turki dan Argentina,” kata Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan usai menghadiri Pelepasan Ekspor Mobil Toyota, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (5/9/2018)

Menurut Presiden, pelemahan nilai tukar mata uang rupiah yang saat ini mendekati angka Rp15.000/dollar AS tidak hanya dialami Indonesia. Namun demikian pemerintah tetap waspada dan berhati-hati. Serta akan menggunakan dua ‘kunci’ untuk mengatasi kondisi ini.

“Kuncinya memang hanya ada dua. Investasi yang harus terus meningkat dan ekspor yang juga harus meningkat sehingga bisa menyelesaikan defisit transaksi berjalan.” kata Jokowi.

Selain itu pemerintah juga telah memproses dan sudah berjalan mandatory Biodiesel 20 (B20) yang berlaku per 1 September 2018. Kebijakan ini diyakini Presiden akan mengurangi impor minyak yang tidak sedikit.

Selain itu, kalau CPO (minyak kelapa sawit) akan dipakai sendiri untuk B20, menurut Presiden, nantinya suplai ke pasar akan menjadi naik, sehingga diharapkan harga CPO juga akan merangkak naik.

Sementara terkait pemakaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), Presiden Jokowi telah meminta kepada kementerian, swasta, terutama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar pemakaian local content ini betul-betul diperhatikan.

“Kalau semuanya bisa menggunakan komponen dalam negeri, maka akan ada penghematan 2-3 miliar dolar AS,” kata Presiden. [Celebesnews.id]

Penulis : Hartono

Comments are closed.

Check Also

Presiden Ingatkan Agar Rivalitas Tak Bersifat Destruktif

JAKARTA, Saat memberikan orasi ilmiah dalam Sidang Terbuka Senat Universitas Kristen Indon…