Home Uncategorized Mantan Menpora Roy Suryo Belum Kembalikan Inventaris Kantor

Mantan Menpora Roy Suryo Belum Kembalikan Inventaris Kantor

Komentar Dinonaktifkan pada Mantan Menpora Roy Suryo Belum Kembalikan Inventaris Kantor
0
210

JAKARTA, Kemenpora meminta Roy mengembalikan 3.226 unit barang milik negara.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kembali menagih mantan Menteri Pemuda dan Olahrahga (Menpora) Roy Suryo soal barang-barang inventaris negara yang belum dikembalikan. Kemenpora sudah tiga kali menagih Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu.

“Sudah ada yang dikembalikan tahun 2016 sebanyak (senilai) Rp 500 juta, sekarang barangnya ada di gudang kami. Tapi sisanya belum, makanya masih muncul di temuan BPK,” kata Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto saat dihubungi, Selasa (4/9/2018).

Roy Suryo, ternyata belum mengembalikan sejumlah barang milik negara (BMN) yang merupakan aset Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Hal tersebut terungkap dalam surat dengan kop Kemenpora yang ditujukan kepada Roy Suryo tertanggal 3 Mei 2018. Dalam surat itu, Kemenpora meminta Roy mengembalikan 3.226 unit barang milik negara.

Surat itu beredar di media sosial dan ramai menjadi perbincangan. Berikut kutipan isi surat tersebut: “…kami sampaikan pemberitahuan kepada Bapak (Roy Suryo) bahwa Tim Badan Pemeriksa Keuangan yang melakukan pemeriksaan di Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam tiga bulan terakhir ini ternyata masih memunculkan adanya BMN milik Kementerian Pemuda dan Olahraga yang dianggap masih belum dikembalikan sebanyak 3.226 unit.

“…mohon kiranya Bapak bersedia mengembalikan Barang Milik Negara yang saat ini masih tercatat sebagai Barang Milik Negara Kementerian Pemuda dan Olahraga agar kami dapat melaksanakan inventarisasi sehingga akuntabilitas pengelolaan Barang Milik Negara di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga dapat dipertanggungjawabkan sesuai perundang-undangan yang berlaku.

“Surat Kemenpora yang ditujukan kepada Roy Suryo beredar di media sosial. Kemenpora menagih Roy mengembalikan 3.226 barang milik negara.

(Twitter) Permintaan pengembalian BMN ke Roy Suryo itu didasarkan atas Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah dan Surat Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 1711/MENPORA/INS/VI/2016 tanggal 17 Juni 2016 tentang Pengembalian Barang Milik Negara Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto yang dikonfirmasi wartawan pada Selasa (4/9/2018) sore, membenarkan adanya surat tersebut.

“Surat itu betul adanya,” ujar Gatot. Meski demikian, Gatot merasa heran mengapa surat tersebut baru ramai diperbincangkan di media sosial saat ini. Padahal, ia mengirimkan surat tersebut pada Mei lalu.

Hingga saat ini, Gatot mengaku, belum ada satu pun barang yang dikembalikan oleh Roy Suryo. Sebagai tindak lanjut, pihaknya pun akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan dan BPK terkait hal itu.

Selain itu, Kemenpora akan berupaya terus menagih politisi Partai Demokrat itu untuk segera mengembalikan barang-barang milik negara.

Diketahui, Surat seperti itu pertama kali dilayangkan Kemenpora pada akhir 2014. Saat itu Roy pun menepis bahwa dirinya membawa barang inventaris negara.

“Nggak ada itu, itu isu. Buat apa itu saya bawa,” kata Roy, yang tertawa terbahak mendengar isu miring itu saat dimintai konfirmasi, Kamis (30/10/2014).

Isu yang berembus saat itu adalah Roy membawa sejumlah barang, di antaranya kamera, ranjang, CCTV, hingga TV plasma. Roy saat itu menyebut isu yang menyambar dirinya dibuat untuk menutupi isu lainnya. Roy lantas menyoroti anggaran dan pengadaan di lingkungan Kemenpora.

Oktober 2014 atau saat isu itu berembus berarti hanya beberapa hari setelah Kabinet Indonesia Bersatu jilid II pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono purnatugas. Roy, yang berada di kabinet, pun diganti dengan Imam Nahrawi, yang hingga kini masih menjabat dalam Kabinet Kerja pimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dua tahun berlalu setelah isu tersebut, rupanya Kemenpora kembali menyurati Roy. Gatot S Dewa Broto, yang waktu itu masih menjabat Kepala Komunikasi Publik Kemenpora, bercerita babak panjang penagihan inventaris negara kepada Roy Suryo.

“Setelah serah-terima jabatan pada 29 Oktober 2014, Kemenpora sudah mengirimkan surat, Pak Roy diminta mengosongkan rumah tinggal di Widya Chandra karena mau ditempati,” kata Gatot saat dimintai konfirmasi wartawan, Jumat (17/6/2016).

Gatot sempat menduga barang-barang pribadi milik Roy tercampur dengan inventaris yang ada di rumah dinas ataupun kantor. Akhirnya, pada Desember 2014, Inspektorat Kemenpora mengirimkan surat kepada Roy Suryo.

Sejumlah barang telah dikembalikan oleh Roy pada akhir 2014. Barang-barang tersebut di antaranya televisi, kamera, dan lensa kamera.

Ternyata masih ada barang-barang yang belum dikembalikan. Pada 2016, Kemenpora mendapat surat dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Dalam surat pengantar memang nggak ada nama (Roy Suryo), namun di lampiran nongol,” papar Gatot ketika itu. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Penembak “Peluru Nyasar” Berinisial I

JAKARTA – Pelaku penembakan “peluru nyasar” kearah ruangan dua anggota D…