Home CAKRAWALA POLITIK Bawaslu Tidak Konsisten, Kepercayaan Publik Turun

Bawaslu Tidak Konsisten, Kepercayaan Publik Turun

Komentar Dinonaktifkan pada Bawaslu Tidak Konsisten, Kepercayaan Publik Turun
0
105

JAKARTA – Pengamat pemilu yang juga Koordinator Komite Pemilih Indonesia (tePI) Jeirry Sumampow mengatakan, sikap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang tidak menggugat Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang menutup kesempatan mantan koruptor, namun justru meloloskan caleg yang mantan koruptor, adalah sikap yang tidak konsisten. Sikap tersebut justru akan membuat kepercayaan publik terhadap Bawaslu turun.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Jeirry Sumampow dalam diskusi di D’Hotel, kawasan Pasar Rumput Jakarta Selatan, Minggu (2/9/2018) sore mengatakan, “Kalau Bawaslu tidak menggugat PKPU yang menutup peluang caleg mantan koruptor, maka berarti dia harus patuhi PKPU. Tapi ini kok Bawaslunya tidak konsisten, karena mengabulkan gugatan caleg yang mantan koruptor. Sikap tidak konsisten ini akan membuat kepercayaan publik terhadap Bawaslu turun. Kalau Bawaslu tidak setuju PKPU, ya sejak awal gugat dong PKPU tersebut ke MA”.

Kondisi tersebut menurut dia, juga membuat parpol-parpol gerah. Hal ini karena ada parpol yang sejak awal berkomitmen tidak memasukkan mantan koruptor sebagai caleg, dan ada pula parpol yang semula memasukkan caleg yang mantan koruptor lalu mengkoreksinya, dengan mencoret nama mantan koruptor tersebut.

“Parpol pasti teriak-teriak. Kita sudah hilangkan mantan koruptor, tapi kok Bawaslu meloloskan caleg mantan koruptor yang dari partai lain. Ini nggak fair namanya. Dan sikap Bawaslu ini menimbulkan ketidakpastian hukum, dan menimbulkan menurunnya kepercayaan parpol dan publik terhadap Bawaslu. Kalau sudah tidak dipercaya, bagaimana dia bisa menjadi wasit yang adil,” tegasnya. [Celebesnews.id]

Penulis : Hartono
Editor : Ajie

Comments are closed.

Check Also

Bukti Demokrat Solid, SBY akan Jadi Jurkam Prabowo-Sandi

JAKARTA, “Penegasan Pak Prabowo bahwa Demokrat, Pak SBY, dan AHY bagian utuh dari ti…