Home CAKRAWALA Bawaslu Tidak Dapat Buktikan Mahar Politik Rp 1 Trilun, Sandi: Hukum Itu Transparansi

Bawaslu Tidak Dapat Buktikan Mahar Politik Rp 1 Trilun, Sandi: Hukum Itu Transparansi

Komentar Dinonaktifkan pada Bawaslu Tidak Dapat Buktikan Mahar Politik Rp 1 Trilun, Sandi: Hukum Itu Transparansi
0
85

JAKARTA, “Saya tidak ingin berkomentar panjang yah, bahwa biar hukum menentukan transparasi dan kita berpolitik itu suatu inovasi bahwa politik itu dulu dikonotasikan jelek kotor dan sebagainya,” ucap Bawacapres Sandiaga Salahuddin Uno.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memutuskan tidak dapat membuktikan mahar politik Rp 1 triliun yang dilakukan bakal calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno.

Menanggapi tudingan Wakil Sekretaris Jendral Partai Demokrat Andi Arief bahwa PKS dan PAN mendapat uang mahar masing-masing Rp 500 miliar dalam unggahan media sosial twitter miliknya. Selanjutnya, mantan eks partai PRD itu menyebut bakal calon presiden Prabowo Subianto adalah jendral kardus.

Sandi menanggapi hasil putusan Bawaslu Bawacapres Prabowo itu mengatakan hukum akan membawa transparasi. Sehingga, masyarakat akan tahu mana yang benar.

“Saya tidak ingin berkomentar panjang yah, bahwa biar hukum menentukan transparasi dan kita berpolitik itu suatu inovasi bahwa politik itu dulu dikonotasikan jelek kotor dan sebagainya,” ucap Sandi, usai sholat Jumat bareng Ustad Yusuf Mansur di Masjid At Taqwa, Jalan Sriwijaya Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Berkaca dengan isu yang menyeretnya, Sandi ingin membawa politik dalam Pilpres 2019 ini lebih sejuk. “Kalau kita bisa membawa politik ini sejuk saling merangkul transparan dan terang benderang kita akan mengapresiasi itu,” tandasnya.

Sebelumnya, Bawaslu mengambil keputusan terkait laporan dugaan mahar Rp1 triliun yang dilakukan Sandiaga Uno. Dalam putusannya, Bawaslu menyatakan dugaan tersebut tidak bisa dibuktikan.

“Bahwa terhadap pokok laporan nomor 01/LP/PP/RI/00.00/VIII/2018 yang menyatakan diduga telah terjadi pemberian imbalan berupa uang oleh Sandiaga Uno kepada PAN dan PKS pada proses pencalonan Presiden dan Wakil Presiden tidak dapat dibuktikan secara hukum,” kata Ketua Bawaslu Abhan, dalam keterangan tertulis, hari ini. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Berencana Pindahkan Kedubes ke Yerusalem, Bamsoet Kecam Keras Australia

JAKARTA – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengecam keras pemerintah Australia yang  be…