Home CAKRAWALA EKONOMI Presiden Jokowi: Pembangunan Infrastruktur Bertujuan Membangun Mental dan Karakter Bangsa

Presiden Jokowi: Pembangunan Infrastruktur Bertujuan Membangun Mental dan Karakter Bangsa

Komentar Dinonaktifkan pada Presiden Jokowi: Pembangunan Infrastruktur Bertujuan Membangun Mental dan Karakter Bangsa
0
60

JAKARTA, Percepatan pembangunan tidak hanya dimaksudkan untuk mengejar ketertinggalan dengan negara-negara lain tetapi juga menumbuhkan sentra ekonomi baru.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Percepatan pembangunan infrastruktur merupakan modal utama untuk membangun peradaban. Disamping itu, percepatan pembangunan tidak hanya dimaksudkan untuk mengejar ketertinggalan dengan negara-negara lain tetapi juga menumbuhkan sentra ekonomi baru.

“Infrastruktur memberikan nilai tambah bagi daerah di seluruh penjuru Tanah Air. Itulah sebabnya infrastruktur tidak hanya dibangun di Pulau Jawa, tetapi juga di Pulau Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Nusa Tenggara, hingga Papua,” kata Presiden Joko Widodo, ketika menyampaikan pidato pembukaan pada sidang tahunan MPR, DPR, dan DPD, Kamis (16/8).

Presiden menekankan, bahwa pembangunan infrastruktur bertujuan membangun mental dan karakter bangsa. Tidak hanya membangun secara fisik, pembangunan infrastruktur dinilai Presiden merupakan upaya untuk membangun peradaban, membangun konektivitas budaya, membangun infrastruktur budaya baru.

Dia mengemukakan, pembangunan infrastruktur fisik harus dilihat sebagai cara untuk mempersatukan bangsa, mempercepat konektivitas budaya yang bisa mempertemukan berbagai budaya yang berbeda di seluruh Nusantara.

Namun, Presiden Jokowi menekankan fokus perhatian pemerintah dalam empat tahun terakhir bukan hanya pembangunan infrastruktur, tetapi juga mempersiapkan manusia Indonesia yang maju dan unggul.

Dia juga menyatakan perayaan Ulang Tahun Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia sebagai momentum untuk mengingat kembali semangat persatuan Indonesia.

“Saat itu, semua anak-anak bangsa menyingkirkan perbedaan politik, perbedaan suku, perbedaan agama ataupun golongan hanya untuk mewujudkan Indonesia Merdeka. Perbedaan bukanlah penghalang bagi para pejuang kemerdekaan untuk bersatu,” katanya.

Kini, setelah 73 tahun merdeka, ungkapnya, Indonesia harus menghadapi tantangan baru untuk menjaga persatuan dan kesatuan yang sudah diwariskan oleh pejuang-pejuang terdahulu.

“Saya yakin dengan semangat persatuan, peduli, dan berbagi, ditambah
dengan kerja bersama, kita akan mampu menghadapi seluruh tantangan masa depan, mencapai prestasi bangsa, Indonesia maju yang gemilang,” ujarnya.

Menurut Presiden Jokowi, sudah saatnya Bangsa Indonesia mewujudkan semangat perjuangan kemerdekaan tersebut dengan kerja nyata untuk menciptakan keadilan sosial. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Wamenlu: Pemerintah Minta Dukungan Ceko atas Produk-produk Kelapa Sawit Dijual  di Eropa

JAKARTA, Sebanyak 17 juta petani kelapa sawit Indonesia bergantung pemasran produk kepala …