Home CAKRAWALA MPR Sahkan PAH 1 dan PAH 2

MPR Sahkan PAH 1 dan PAH 2

Komentar Dinonaktifkan pada MPR Sahkan PAH 1 dan PAH 2
0
68

JAKARTA – Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dimuka Sidang Tahunan MPR 2018, Kamis (16/8/2018)  siang, mengumumkan telah dibentuknya Panitia Ad Hoc (PAH) I dan II. Panitia Ad Hoc tersebut yang dibentuk dalam Rapat Gabungan Pimpinan MPR tanggal 24 Juli 2018 lalu.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, PAH I yang dipimpin Ahmad Basarah dari Fraksi PDIP bertugas mempersiapkan materi pokok-pokok Haluan Negara, PAH II yang dipimpin Rambe Kamarul Zaman dari Fraksi Golkar yang bertugas membahas materi rekomendasi perubahan peraturan Tata Tertib (Tatib) MPR dan Ketetapan MPR.

Komposisi anggota adalah 45 orang anggota dalam PAH I dan 45 anggota dalam PAH II dengan komposisi keanggotaan secara proporsional mewakili fraksi-fraksi dan kelompok DPD di MPR RI.

“Tugas-tugas PAH I adalah untuk mempersiapkan materi pokok-pokok haluan negara, ini adalah bahan haluan negara. Apakah ini akan dipakai, ini tergantung keputusan politik nanti. Kalau Presiden dan keputusan politik setuju, maka bahan materi itu bisa disepakati dan ditindaklanjuti, Tapi, kalau tidak maka MPR periode sekarang sudah memiliki bahan pokok-pokok pikiran Haluan Negara itu seperti apa, intinya sudah ada barangnya. Kalau MPR periode lalu hanya sebatas rekomendasi, nah periode sekarang sudah punya bahannya. PAH II untuk menyiapkan materi tentang rekomendasi untuk MPR periode yang akan datang tentang perubahan Tatib MPR dan Ketetapan MPR,” jelas Zulkifli.

Zulkifli Hasan kemudian mengetuk palu mengesahkan pembentukan PAH I dan II MPR tersebut.

“Sesuai dengan ketentuan Peraturan MPR RI Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Tata Tertib MPR RI Pasal 38 yang berbunyi ‘Panitia Ad Hoc Dibentuk dan Ditetapkan di Dalam Sidang Paripurna MPR’. Oleh karena itu saudara-saudara dengan mengucapkan Bismillahirrohmanirrohim PAH 1 dan 2 disahkan dalam Sidang Paripurna ini,” pungkas Ketua Umum DPP PAN tersebut. [Celebesnews.id]

Penulis : Hartono

Comments are closed.

Check Also

Rektor UKRIDA Mendukung Kemerdekaan Palestina

JAKARTA, Masalah di Yerusalem adalah penjajahan bangsa Israel terhadap Palestina, bukan ma…