Home KOTA KOTA MANADO PEMKOT MANADO Sat Pol PP Manado Akan Segel Perumahan Mewah Milik AKR Land Development

Sat Pol PP Manado Akan Segel Perumahan Mewah Milik AKR Land Development

Komentar Dinonaktifkan pada Sat Pol PP Manado Akan Segel Perumahan Mewah Milik AKR Land Development
0
2,314

MANADO, Pemkot Manado melalui Satuan Polisi Pamong Praja segera menyegel beberapa proyek pembangunan perumahan mewah milik AKR Land Development yang terletak di ruas jalan ring road 2 di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget, Manado.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Pemkot Manado segera menyegel beberapa proyek pembangunan perumahan mewah milik AKR Land Development yang terletak di ruas jalan ring road 2 di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget, Manado. “Saya akan koordinasikan dengan Dinas PM-PTSP, Pak Charles. Kalau sudah, sesuai dengan ketentuan tentunya kita akan turun untuk menghentikannya,” ujar Kasat Pol PP, Xaverius Runtuwene saat dikonfirmasi, Senin (13/08/2018) malam.

Runtuwene mengatakan segera menindaklanjuti.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kota Manado, Jimmy Rotinsulu dikonfirmasi melalui Kepala Bidang Data, Informasi, Pengaduan, Pengawasan dan Regulasi Dinas PM-PTSP Manado, Steven D. Nangoy,  SE Senin (13/08/2018) siang tadi kembali mengakui sudah mengirimkan surat pemberitahuan penghentian pekerjaan. “Kita sudah mengirimkan surat tanggal 24 Juli 2018 berupa Surat Peringatan Pertama (SP 1) dgn No Surat : 884/D.21/Pemdal – PTSP/VII/2018 ke manajemen PT. Wenang Permai Sentosa untuk pembangunan di Casa De Viola yang belum melengkapi izin. Surat tembusan Camat Mapanget dan Sat Pol PP Manado,” jelas Nangoy yang ditemui di kantornya.

Diketahui, proyek pembangunan Grand Kawanua Internasional City (GKIC) oleh PT. AKR Land Development melalui PT. Wenang Permai Sentosa ini belum mengantongi izin dari Pemkot Manado. Beberapa lahan milik AKR ini juga masih terkendala dengan Perda RTRW kota Manado. Selain itu, lahan GKIC yang pembangunan awalnya seluas 10 Ha dimulai tahun 2009 lalu dengan di danai empat Bank Pembangunan Daerah (BPD), yakni; Bank DKI, Bank Riau, Bank Papua dan Bank Sulut yang tergabung dalam sindikasi pembangunan kawasan Grand Kawanua Manado, melalui kesepakatan (Memorandum of Understanding-MoU) pembiayaan senilai Rp 176,9 miliar yang ditandatangani Kamis, 30 April 2009 tengah menghadapi gugatan pidana hukum di Mapolda Sulut. [Celebesnews.id]

Penulis : Simon Siagian

Comments are closed.

Check Also

Belum Miliki Izin, Pengembang AKR Land Dapat Perlakuan Istimewa Pemkot Manado

MANADO, Perusahaan pengembang perumahan mewah ternama di Indonesia, Kawanua Emerald City d…