Home CAKRAWALA PKS: Sandiaga Santri Pos-islamisme, PPP Sebut Ada Fenomena Santri Dadakan

PKS: Sandiaga Santri Pos-islamisme, PPP Sebut Ada Fenomena Santri Dadakan

Komentar Dinonaktifkan pada PKS: Sandiaga Santri Pos-islamisme, PPP Sebut Ada Fenomena Santri Dadakan
0
707

JAKARTA, “Jadi kalau soal itu ya kita harus melihat, saya yakin nanti akan ada penggiringanlah ya. Misalnya Sosok Sandi yang sama sekali bukan santri, tapi dipaksa menjadi santri,” kata Wakil Ketua Umum PPP Arwani Thomafi.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Setelah Ijtimak ulama tidak jadi rujukan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk memilih salah satu calon wakil presiden untuk pemilihan presiden 2019.

Sebelumnya, hasil rekomendasi Ijtimak Ulama merekomendasikan Salim Segaf Al-jufri dan Ustad Abdul Somad untuk dipilih Prabowo Subianto Namun, Abdul Somad memilih mundur. Meski demikian, Prabowo memilih Sandiaga Uno, yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.

Selanjutnya, masyarakat dikejutkan oleh tampilan Sandiaga yang tiba-tiba mendadak menjadi santri.

Mendadak santri, mengundang perhatian publik. Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi melihat adanya fenomena ‘santri dadakan’ menjelang Pemilu 2019. Ada sosok yang dipoles agar tampak seperti santri.

“Jadi kalau soal itu ya kita harus melihat, saya yakin nanti akan ada penggiringanlah ya. Misalnya Sosok Sandi yang sama sekali bukan santri, tapi dipaksa menjadi santri,” kata Arwani dalam diskusi bersama Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/8/2018).

Arwani mula-mula membuat dikotomi kaum milenial yang hidup di perkotaan dengan di pedesaan. Menurut dia, kaum muda pedesaan didominasi oleh santri.

“Sekarang ini banyak caleg-caleg atau bacaleg-bacaleg ini yang sudah mengubah wujudnya menjadi santri, tiba-tiba menjadi santri. Saya khawatir ini nular ke capresnya, ada yang kepengin jadi santri dadakan poles-poles jadi santri pos-milenial,” papar Arwani.

Menurut Arwani, peluang pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin tetap lebih besar. Dia yakin isu agama tak akan berpengaruh di Pilpres 2019.

“Kita yakin di tahun 2019 nanti tidak banyak isu-isu agama. Mau pakai menggunakan isu-isu agama lagi wong wapresnya Pak Jokowi sudah orang yang paling santri, orang yang paling kiai,” ujar Arwani.

Sebelumnya Presiden PKS Sohibul Iman menyebut Sandiaga sebagai santri pos-islamisme. Dalam pandangan Sohibul, Sandi adalah santri yang hidup di alam modernitas.

“Saya kira beliau seseorang yang memang hidup di alam modern, tetapi beliau mengalami proses spiritiualisasi dan Islamisasi, sehingga saya bisa mengatakan saudara Sandi adalah merupakan sosok santri di era pos-Islamisme. Dia benar-benar menjadi contoh pemimpin muslim yang kompatibel dengan perkembangan zaman,” kata Sohibul di deklarasi Prabowo-Sandi, di kediaman Prabowo, Jl Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (10/8/2018) lalu. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Kubu Prabowo-Sandi Usul Debat Tanpa Dihadiri Pendukung

JAKARTA – Kubu pengusung pasangan calon (paslon) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengu…