Home CAKRAWALA OJK Dorong Pertumbuhan dan Peran Pasar Modal

OJK Dorong Pertumbuhan dan Peran Pasar Modal

Komentar Dinonaktifkan pada OJK Dorong Pertumbuhan dan Peran Pasar Modal
0
60

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memprioritaskan berbagai kebijakan yang bisa mempercepat pertumbuhan dan peningkatan peran industri pasar modal dalam perekonomian nasional. Hal tersebut dinyatakan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, “OJK bersama para pemangku kepentingan terus merumuskan dan melaksanakan kebijakan yang tepat untuk mewujudkan cita-cita menjadikan pasar modal Indonesia yang kuat dan berperan signifikan dalam mendukung pembiayaan pembangunan, menjaga stabilitas sistem keuangan, maupun meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Wimboh Santoso dalam perayaan HUT Pasar Modal Indonesia di Jakarta, Jumat,(10/8/2018) siang.

Menurut dia OJK telah dan akan mengeluarkan berbagai kebijakan di industri pasar modal di antaranya adalah mengembangkan instrumen pasar modal sesuai kebutuhan Pemerintah dalam menyediakan pendanaan untuk pengembangan sektor prioritas, seperti sektor industri berorientasi ekspor, sektor industri substitusi barang impor, sektor pariwisata, sektor perumahan dan sektor komoditas.

Juga memberikan alternatif instrumen pembiayaan bagi perusahaan dan instrumen investasi bagi pemodal profesional dengan mengeluarkan peraturan terkait Penawaran Umum Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.

“Kebijakan lainnya mempercepat pertumbuhan pasar modal syariah melalui pengembangan variasi produk saham syariah seperti sukuk wakaf dan EBA syariah.

Serta menyiapkan dasar pengaturan bagi pendirian Lembaga Pendanaan Efek yang berfungsi meningkatkan likuiditas dan stabilitas pasar melalui penguatan infrastruktur transaksi margin dan short selling.

Juga menyediakan landasan pengaturan bagi kegiatan Equity Crowdfunding di pasar modal, mendorong pendirian Perusahaan Efek Daerah untuk mengakselerasi pertumbuhan jumlah investor retail di daerah, meningkatkan tingkat literasi dan inklusi Pasar Modal di daerah.Serta mengembangkan instrumen dan pasar derivatif di pasar modal untuk memberikan kenyamanan bagi investor nonresiden untuk berinvestasi di pasar modal,” jelas dia.

Upaya-upaya tersebut, lanjut dia, akan dilengkapi dengan kebijakan meningkatkan sinergi antara pasar modal dengan sektor jasa keuangan lainnya, penguatan infrastruktur pasar modal, penerapan manajemen risiko dan tata kelola yang baik.

Wimboh menambahkan, dalam periode Januari 2018 hingga Agustus  2018, OJK telah mengeluarkan 99 surat Pernyataan Efektif atas Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum, dengan total nilai hasil Penawaran Umum Rp 111,2 triliun.

Pada periode itu, OJK juga telah melakukan 46 pemeriksaan terhadap pelaku industri pasar modal dan mengenakan 303 sanksi administratif berupa denda, 3 sanksi pencabutan izin, 179 sanksi peringkatan tertulis dan 3 perintah tertulis.

Di bidang pengaturan, sampai periode Agustus 2018 ini, OJK telah mengeluarkan beberapa peraturan terkait Pasar Modal yakni sebanyak 5 Peraturan OJK dan 1 Surat Edaran OJK, dengan rincian 1 aturan terkait dengan Bidang  Transaksi dan Lembaga Efek, 3 aturan terkait bidang Emiten dan Perusahaan Publik, 1 aturan terkait Pengelolaan Investasi, serta 1 aturan terkait pasar modal syariah. [Celebesnews.id]

Penulis : Hartono

Comments are closed.

Check Also

Mantan Kapolda Jatim Didapuk TKN Jokowi-Ma’ruf Amin

SURABAYA, Mantan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin mengatakan, kebijakan …