Home CAKRAWALA POLITIK GNPF Desak Hasil Rekomendasi ijtimak ulama, Prabowo: Musyawarah Dulu

GNPF Desak Hasil Rekomendasi ijtimak ulama, Prabowo: Musyawarah Dulu

Komentar Dinonaktifkan pada GNPF Desak Hasil Rekomendasi ijtimak ulama, Prabowo: Musyawarah Dulu
0
143

JAKARTA, “Tadi saya terima Pak Amien Rais, Pak Zulkifli Hasan juga ulama dari GNPF Ulama dan kawan-kawan yang lain. Ya kita terus diskusikan perkembangan, tentunya ini semua berharap ada keputusan. Tapi saya selalu katakan ini proses musyawarah berjalan,” ujar Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. 

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto meminta waktu untuk bermusyawarah, setelah Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama mendorong rekomendasi cawapres hasil ijtimak ulama diikuti.

“Tadi saya terima Pak Amien Rais, Pak Zulkifli Hasan juga ulama dari GNPF Ulama dan kawan-kawan yang lain. Ya kita terus diskusikan perkembangan, tentunya ini semua berharap ada keputusan. Tapi saya selalu katakan ini proses musyawarah berjalan,” ujar Prabowo di kediamannya Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (6/8/2018).

Menurutnya, proses musyawarah akan menghasilkan keputusan yang terbaik. Selain itu, Prabowo tetap menghargai semua masukan yang diterima terkait Pilpres terutama cawapres.

“Jadi proses musyawarah berjalan, kita terus cari yang terbaik. Saya sampaikan kepada kawan-kawan tolonglah kasih kesempatan kepada saya untuk musyawarah dan mekanisme politik indonesia berjalan,” ujarnya.

Prabowo melanjutkan, dia menghargai masukan dari mana-mana termasuk dari GNPF, namun menurutnya tetap menghargai mitra-mitra politik partai Gerindra.

Sebelumnya, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani mengatakan perwakilan GNPF Ulama menyampaikan hasil Ijtimak Ulama ke Prabowo. Namun masukan masih dibahas.

“Kedatangan GNPF, beliau, atau kawan itu, datang ke sini menyampaikan hasil Ijtimak. Kemudian Pak Prabowo mengatakan perlu waktu untuk membicarakan persoalan itu dengan partai-partai koalisi,” ujar Muzani.

Sementara itu, Ketua GNPF Ulama Yusuf Martak mengatakan rekomendasi cawapres ijtimak ulama seharusnya diikuti. Yusuf menyebut ajang Pilpres membutuhkan dukungan banyak pihak di antaranya ulama, tokoh nasional dan masyarakat. Karena itu, hasil ijtimak ulama menjadi salah satu bentuk dukungannya.

“Kami memberi support yang dihasilkan ijtimak ulama, kalau diambil pasti menguntungkan capres, cawapres dan partai. Kalau tidak (diambil) kami meninjau ulang atau mempertimbangkan ulang, bisa merugikan si calon itu sendiri,”tandasnya. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

IDI dan RSPAD Gatot Soebroto akan Menyerahkan Hasil Pemeriksaan Kepada KPU

JAKARTA – Perkembangan pemeriksaan kesehatan terhadap Capres dan Cawapres 2019-2024 …