Home CAKRAWALA HUKUM Menkumham: Pembangunan Lapas Nusakambangan Untuk Kejahatan Luar Biasa Rampung Akhir 2018

Menkumham: Pembangunan Lapas Nusakambangan Untuk Kejahatan Luar Biasa Rampung Akhir 2018

Komentar Dinonaktifkan pada Menkumham: Pembangunan Lapas Nusakambangan Untuk Kejahatan Luar Biasa Rampung Akhir 2018
0
115

JAKARTA, Lapas Nusakambangan untuk napi teroris, koruptor dan bandar narkoba.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Terkait pembangunan Lembaga Pemasyaratan (Lapas) Karanganyar, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly mengatakan ditargetkan selesai pada akhir 2018, karena saat ini masih proses pembangunan.

Hal itu terkait, instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menkumham Yasonna untuk segera merampungkan pembangunan Lapas Karanganyar, Nusakambangan.

Adapun lapas tersebut berkategori super maximum security atau pengamanan superketat yang dikhususkan bagi narapidana yang berisiko tinggi (high risk) atau yang melakukan kejahatan luar biasa seperti narkoba dan terorisme.

“(Lapas Karanganyar, Nusakambangan) Ini untuk napi high risk, bisa juga teroris bisa juga bandar narkoba. Ini khusus high risk, kita harapkan akhir tahun ini selesai, kita harapkan,” ujar Yasonna Laoly di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jumat (27/7/2018).

Ia menjelaskan Lapas dengan pengamanan superketat nantinya akan diisi satu orang napi dan tidak disediakan jaringan komunikasi, hingga keterbatasan jumlah tamu yang datang.

“Kalau yang high security itu yang super maksimum, itu one cell one person, tidak ada sinyal dan beberapa hal dibatasi bertamu juga terbatas sekali,” kata Yasonna.

Tak hanya itu, Yasonna menyebut saat ini napi yang berisiko tinggi ditempatkan di Lapas Pasir Putih dan Lapas Batu, Nusakambangan. Namun jika lapas tersebut sudah rampung, pihaknya akan memindahkan napi-napi tersebut ke Lapas Karanganyar.

“Sekarang kan di sini kita punya dua (Lapas) Pasir Putih dan Lapas Batu, tapi karena pengalihan belakangan ini dari Mako Brimob, kami kesulitan tempat, sebagian ke Gunung Sindur yang narkobanya. Nanti kalau ini (Karanganyar) sudah selesai nanti kita akan tempatkan di sini,” terangnya.

Yasonna Laoly juga mengatakan terus memantau perkembangan pembangunan Lapas yang ditargetkan rampung akhir tahun ini.

“Ini sudah saya laporkan ke bapak presiden (Jokowi) dan beliau mengatakan disegerakan selesai. Maka untuk men-speed itu, saya akan sering berkunjung kemari (Nusakambangan) minimal satu dua bulan sekali, bila perlu nanti ada waktu lebih cepat dari situ supaya memastikan bahwa ini berjalan dengan baik,” tutur Yasonna.

Kebutuhan Lapas Karanganyar, Nusa Kambangan, memang sangat mendesak mengingat, kata Yasonna, Polri juga kewalahan menampung para napi yang seharusnya ditahan di lapas dengan pengamanan superketat itu.

Politisi PDI Perjuangan itu juga menyebut tidak menutup kemungkinan akan dibangun lapas dengan kategori super maximum security pada 2019.

“Kita akan menambah lagi nanti tahun depan, mudah-mudahan kalau dapat anggaran kita tambah lagi satu dua lapas untuk yang maksimum,” ungkap Yasonna Laoly.

Menteri Yasonna juga menegaskan pembangunan Lapas Karanganyar, Nusakambangan, tidak memiliki kaitan dengan usulan pemindahan napi korupsi. Pasalnya, napi yang ditempatkan di Nusakambangan merupakan napi yang berisiko tinggi.

“Ini kan khusus yang high risk. Jadi di sini yang berat-berat, ada yang hukuman mati, ada seumur hidup 20 tahun,” terang Yasonna. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Ditetapkan sebagai Tersangka Ujaran Kebencian, Ahmad Dhani Berang

JAKARTA, Ahmad Dhani mengatakan penetapan dirinya sebagai tersangka adalah kriminalisasi. …