Home CAKRAWALA POLITIK Golkar Bantah Tarik Diri Dukungan dari Jokowi

Golkar Bantah Tarik Diri Dukungan dari Jokowi

Komentar Dinonaktifkan pada Golkar Bantah Tarik Diri Dukungan dari Jokowi
0
80

JAKARTA, Mencabut dukungan tidak bisa dilakukan dengan mudah. Butuh keputusan setingkat Munas untuk menarik dukungan terhadap Capres.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Pernyataan Ketua DPP PAN Yandri Susanto bahwa Golkar kemungkinan akan menarik dukungan dari Joko Widodo dibantah Partai Golkar. Hal itu dikemukakan, Ricky Rachmadi, yang juga Ketua DPP Partai Golkar.

“Tidak benar Golkar akan tarik diri dari kubu Jokowi karena keputusan mendukung Jokowi itu sudah diputuskan di tingkat Munas dan Rapimnas Partai Golkar beberapa waktu lalu,” tegas Ricky Rachmadi, Selasa (10/7/2018).

Menurutnya, untuk mencabut dukungan, tidak bisa dilakukan dengan mudah. Butuh keputusan setingkat Munas untuk menarik dukungan terhadap capres.

Ricky mengemukakan, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto salah satu kandidat cawapres Jokowi. Hal itu mempertegas Golkar tetap solid mendukung Jokowi sebagai capres periode 2019-2024.

“Apalagi ketua umum kami, Pak Airlangga, adalah salah satu kandidat yang akan dipinang Pak Jokowi menjadi wapresnya,” ungkapnya.

Ricky menegasakan, pernyataan PAN itu bisa menyesatkan buat partai pohon beringin ini.

Terkait kunjungan Airlangga ke sejumlah ketum parpol, Ricky menjelaskan, hal itu lumrah dan wajar menjelang pemilu. Namun dia meminta hal itu tidak dimaknai seakan-akan Golkar akan menarik dukungan dari Jokowi.

“Kalaupun ada beberapa komunikasi politik Ketua Umum Golkar ke beberapa parpol, jangan dimaknai itu upaya menarik diri dari dukungan terhadap Jokowi. Tapi bisa dimaknai sebagai upaya penguatan dan dukungan yang lebih luas pada Presiden Jokowi,” tutur Ricky.

Sebelumnya, Yandri menyebut PAN dan Golkar punya peluang membentuk koalisi. Ini lantaran jumlah kursi PAN dan Golkar cukup untuk mengusung pasangan capres-cawapres sesuai dengan ambang batas capres atau presidential threshold berdasarkan amanat UU Pemilu.

“Ya tadi, kemungkinan Golkar menarik diri dari Pak Jokowi ya. PAN-Golkar kan juga cukup (untuk berkoalisi),”kata Yandri, setelah menghadiri diskusi bertajuk ‘Menakar Arah Koalisi Parpol pada Pemilu 2019 Pasca Pilkada Serentak 2018‘ di Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (10/7/2018) kemarin. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Bukti Demokrat Solid, SBY akan Jadi Jurkam Prabowo-Sandi

JAKARTA, “Penegasan Pak Prabowo bahwa Demokrat, Pak SBY, dan AHY bagian utuh dari ti…