Home KOTA KOTA MANADO Holland Village Tuding Proses Perizinan yang Lambat Hambat Pembangunan

Holland Village Tuding Proses Perizinan yang Lambat Hambat Pembangunan

Komentar Dinonaktifkan pada Holland Village Tuding Proses Perizinan yang Lambat Hambat Pembangunan
0
655

MANADO, Direksi Holland Village milik Lippo Group menuding lambatnya proses perizinan menjadi penyebab terhambatnya pembangunan perumahan.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Direksi Holland Village Manado milik Lippo Group di duga kembali membohongi konsumennya. Salah satu poin dalam surat jawaban ke konsumen yang ditandatangani CEO Holland Village Manado (HVM), Ketut Budi Widjaja, menyebutkan proses perizinan yang terlambat menjadi salah satu sebab terlambatnya pembangunan rumah milik konsumen.

Pada poin 7 ditulis, Pemimpin HVM sangat menyesalkan bahwa pembangunan di HVM mengalami keterlambatan karena proses perizinan yang terlambat dan lebih penting lagi kesulitan mendapatkan dan memastikan prestasi sub-kontraktor. Ternyata sekaligus membangun hampir 500 rumah pada saat yang sama menjadi tantangan yang sangat berat. Tentunya hal ini membawa kecewaan yang besar kepada semua pihak, termasuk pimpinan HVM sendiri. Namun terus diupayakan dan bisa teratasi. HVM sangat apresiasi atas pengertian, kesabaran dan dukungan yang diberikan.

Sebelumnya, pada poin 6 dan 8, manajemen juga terkesan membohongi konsumennya dengan menulis pada poin 6 ; Per Bulan Mei 2018, pengembangan HVM terdiri dari : Total 367 unit pembangunan. Total 90 unit sudah serah terima. 24 unit akan diserah-terimakan sebelum Lebaran. Total 157 unit sedang dalam pembangunan dengan jadwal serah terima antara September 2018 sampai dengan Januari 2019. Total 96 unit yang menghadapi masalah teknis dan kegagalan sub-kontraktor namun yang segera akan dimulai pembangunan dan yang akan diserah-terimakan antara Desember 2018 sampai dengan Maret 2019.

Pada poin 8 ditulis ; Atas unit-unit yang mengalami keterlambatan penyerahan, akan diperhitungkan penalti keterlambatan sesuai perjanjian dan diselesaikan saat serah terima.

Pernyataan poin 6 dan 8 sangat berbeda dengan janji yang disampaikan Presiden Komisaris Lippo Group, Theo Sambuaga saat pertemuan Rabu (23/05/2018) di Aryaduta Hotel Manado. Saat itu Sambuaga berjanji akan membayar penalti keterlambatan pada 1 Juli 2018.

Celebesnews.id – Surat manajemen Holland Village Manado ke konsumennya. | Foto Simon

Sementara itu Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Kadis PMPTSP), Jimmy Rotinsulu di konfirmasi melalui telepon Jumat (22/06/2018) menyesalkan pernyataan Direksi HVM dalam suratnya ke konsumen. “Polemik saat ini adalah masalah manajemen HVM dengan konsumennya. Domain kami Pemerintah Kota Manado hanya terkait regulasi. Jika pihak manajemen HVM telah memenuhi segala administrasi yang dipersyaratkan Undang-undang dan Peraturan Daerah, kami langsung mengeluarkan izinnya. Kami tidak menghambat,” jelas Rotinsulu.

Rotinsulu menjelaskan, saat ini pihak HVM belum memperoleh rekomendasi dari Balai Sungai. “Saat ini HVM tengah merevisi IPPTnya, karena terjadi perubahan gambar. Tapi revisi ini pun tidak bisa di proses karena rekomendasi dari Balai Sungai belum ada. Jadi tidak benar kalau Pemkot Manado menghambat proses izin HVM,” kunci Rotinsulu. [Celebesnews.id]

Penulis : Simon Siagian

Comments are closed.

Check Also

Pemkot Manado Dukung RSUP Prof RD Kandou Terakreditasi Internasional

MANADO, Pemerintah Kota Manado mendukung RSUP Prof RD. Kandou terakreditasi Internasional.…