Home CAKRAWALA HUKUM Aman Abdurrahman Divonis Mati Langsung Sujud Syukur

Aman Abdurrahman Divonis Mati Langsung Sujud Syukur

Komentar Dinonaktifkan pada Aman Abdurrahman Divonis Mati Langsung Sujud Syukur
0
300

JAKARTA, “Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Oman Rochman alias Aman Abdurrahman alias Abu Sulaiman dengan pidana mati,” kata Ketua Majelis Hakim, Akhmad Jaini.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Aman Abdurrahman alias Oman Rochman alias Abu Sulaiman bin Ade Sudarman divonis hukuman mati.

Dalam vonis hakim terbukti, Aman menjadi penggerak sejumlah teror di Indonesia, termasuk bom Thamrin pada 2016.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Oman Rochman alias Aman Abdurrahman alias Abu Sulaiman dengan pidana mati” kata Ketua Majelis Hakim, Akhmad Jaini, saat membacakan surat putusan, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,  Jumat (22/6/2018).

Seusai hukuman mati, Aman langsung sujud usai pembacaan vonis. Pimpinan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) itu tidak melakukan banding atas putusan hakim.

Majelis hakim mengatakan, terbukti menggerakkan teror bom Gereja Oikumene di Samarinda pada 13 November 2016; bom Thamrin pada Januari 2016; bom Kampung Melayu pada 24 Mei 2017; penusukan polisi di Sumut pada 25 Juni 2017; serta penembakan polisi di Bima pada 11 September 2017.

Mejelis hakim mengatakan, pengaruh Aman menggerakkan teror dimulai dari terbentuknya Jamaah Ansharut Daulah (JAD). JAD punya struktur wilayah, di antaranya Kalimantan, Ambon, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jabodetabek, dan Sulawesi, yang punya kegiatan mendukung daulah islamiyah dan mempersiapkan kegiatan amaliah jihad.

Aman sebagaimana fakta dalam surat tuntutan diposisikan para pengikutnya sebagai rujukan ilmu. Aman menyebarkan pengaruh lewat anjuran langsung, buku ‘Seri Materi Tauhid’, situs internet, dan rekaman audio.

Aman terbukti melakukan tindak pidana terorisme sebagaimana Pasal 14 jo Pasal 6 UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Aman juga dinilai melanggar Pasal 14 juncto Pasal 7 undang-undang yang sama sebagaimana dakwaan kedua primer. Vonis yang dijatuhkan majelis hakim sama dengam tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). Jaksa sebelumnya menuntut Aman dengan pidana mati. Jaksa menilai Aman terbukti menggerakkan orang lain untuk melakukan berbagai aksi terorisme karena ajaran dan ceramah-ceramah yang dia lakukan. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

KPK Masih Selidiki Nama ‘Tina Toon’Dijadikan Dugaan Suap Proyek Meikarta

JAKARTA, “Kode ‘tina toon’ mengarah pada salah satu pejabat di pemkab se…